BeritaJawa Timur

Adu Domba, Penyebab Dikeroyoknya LR di Hiburan Malam Mojokert

×

Adu Domba, Penyebab Dikeroyoknya LR di Hiburan Malam Mojokert

Sebarkan artikel ini

MOJOKERTO, LenteraInspiratif.id – Korban pengeroyokan terhadap LR alias ND (35), warga Sooko, Kabupaten Mojokerto, yang dilakukan oleh 4 lady companion (LC) di tempat hiburan malam Mojokerto mulai angkat bicara. Hal itu dipicu adu domba para pelaku sebab korban merupakan orang baru.

 

Melalui kuasa hukumnya, Sandy Dolorosa, korban menceritakan kronologi pengeroyokan yang terjadi pada, Minggu (01/02/2026) dini hari. Peristiwa nahas itu bermula ketika korban tengah melayani tamu yang berada disalah satu tempat hiburan malam yang berada di kawasan Mojokerto.

 

Tepatnya di ruangan nomor 4 sekitar pukul 02.00 WIB. Namun, ketika itu korban hendak duduk di sofa, tiba-tiba ia ditegur oleh pemandu lagu lainnya berinisial SK. Sebab meja yang ada di depan tempat duduk korban akan digunakan teman SK untuk berjoget. Dari sini korban dan SK terlibat cekcok hingga diminta keluar ruangan.

 

“Korban ini dituduh mencelakai temannya sesama pemandu lagu saat berjoget. Lalu berujung cekcok,” ungkap Sandy saat dikonfirmasi, Minggu (08/02/2026).

 

Selanjutnya, korban memilih keluar dan kembali ke ruang tunggu pemandu lagu. Rupanya, SK dan temannya menyusul korban di ruang tunggu itu. Di sini lah korban langsung dikeroyok oleh 4 LC, termasuk SK.

 

“Jadi ceritanya klien kami ini anak baru. Di situ itu ada senioritas semacam perpeloncoan begitu. Lah yang ngeroyok ini anak-anak lama,” jelasnya.

 

Akibatnya, korban mengalami luka memar di kepala sebelah kiri, jidat sebelah kanan, dan bagian dada. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan dan melakukan visum sebagai kebutuhan pelaporan ke polisi.

 

“Klien kami tidak sadarkan diri ketika dari Polsek perjalanan ke RSUD kurang, pingsan kurang lebih 1 jam,” katanya.

 

Kasus pengeroyokan yang dialami LR alias ND telah dilaporkan ke Polsek Prajuritkulon, Kota Mojokerto. Kini polisi masih melakukan penyelidikan dengan akan memanggil korban dan 4 LC yang dilaporkan untuk diperiksa.

 

“Yang dilaporkan korban kan 4 orang, jadi kita dalami dulu. Setelah kita periksa baru bisa kita tentukan ini bisa naik ke sidik atau tidak,” tutup Kapolsek Prajuritkulon Kompol Purnomo melalui penyidik Unit Reskrim. (dit)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner BlogPartner Backlink.co.id