BeritaMaluku Utara

8 Program Desa Tahun 2025 Rampung, Pemdes Kida Pastikan Dana Desa Tepat Sasaran

×

8 Program Desa Tahun 2025 Rampung, Pemdes Kida Pastikan Dana Desa Tepat Sasaran

Sebarkan artikel ini
Bukti rehabilitasi talud penahan ombak

Lenterainspiratif.id | Halsel – Pemerintah Desa Kida, Kecamatan Kayoa, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), menuntaskan pengelolaan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025 dengan total anggaran mencapai Rp706,2 juta. Seluruh kegiatan yang telah disepakati melalui Musyawarah Desa (Musdes) dilaporkan selesai dilaksanakan sesuai perencanaan.

Delapan item kegiatan menjadi fokus Pemdes Kida sepanjang tahun 2025. Program tersebut meliputi pembuatan pagar kebun, rehabilitasi talud penahan ombak, pengadaan sembako, pengadaan Sekretariat Ikatan Pelajar Mahasiswa Kida (IPMK), pelaksanaan safari Ramadan, pengadaan bodi ketinting, pembayaran upah tukang pembangunan masjid, serta penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Kepala Desa Kida, Sahbudin Saman, menegaskan seluruh program tersebut telah direalisasikan sesuai hasil Musdes dan kebutuhan masyarakat desa.

“Semua item kegiatan Dana Desa Tahun 2025 sudah kami laksanakan dan tuntaskan. Program-program ini merupakan hasil kesepakatan bersama masyarakat melalui Musdes,” ujar Sahbudin saat dikonfirmasi, Selasa (13/01/2026).

Talud Direhabilitasi, Bukan Dibangun Baru

Sahbudin menjelaskan, salah satu kegiatan fisik yang dikerjakan adalah rehabilitasi talud penahan ombak. Pekerjaan tersebut difokuskan pada perbaikan, bukan pembangunan baru.

“Anggaran rehabilitasi talud sebesar Rp15 juta dengan panjang 22 meter. Material yang digunakan meliputi pasir 5 kubik, batu 5 kubik, dan semen 15 sak,” jelasnya.

Selain itu, Pemdes Kida juga mengalokasikan anggaran Rp30 juta untuk upah tukang pembangunan masjid. Ia meluruskan isu yang beredar di masyarakat terkait pengadaan pintu dan jendela masjid.

“Yang dibiayai Dana Desa itu upah tukang, bukan pengadaan pintu dan jendela. Kalau pintu dan jendela, itu murni dari panitia masjid karena antusiasme jamaah,” tegasnya.

Pengadaan Bodi Ketinting Disesuaikan Anggaran

Terkait pengadaan bodi ketinting, Sahbudin menyampaikan realisasi dilakukan dengan penyesuaian kondisi harga di lapangan. Dari rencana awal 12 unit, hanya 11 bodi yang dapat direalisasikan.

“Karena harga di lapangan tidak sesuai dengan perencanaan anggaran, maka yang terealisasi 11 bodi ketinting. Sisanya akan diupayakan secara bertahap pada anggaran berikutnya,” terangnya.

Ia berharap masyarakat dapat memahami proses tahapan pembangunan desa serta mendukung program-program yang dijalankan pemerintah desa.

“Kami berharap masyarakat tetap bersabar dan mendukung. Semua kegiatan yang kami lakukan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan Desa Kida ke depan,” pungkasnya. (TT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner BlogPartner Backlink.co.id