Tips

3 Makanan Ini Bisa Menambah Nafsu Makan Saat Sakit

×

3 Makanan Ini Bisa Menambah Nafsu Makan Saat Sakit

Sebarkan artikel ini
Ketika sedang sakit biasanya nafsu makan menurun lantaran sering mual. Namun yang perlu diketahui perlu makanan untuk menjaga kebutuhan gizi serta membantu penyembuhan. penambah nafsu makan
Gambar ilustrasi

Lenterainspiratif.id | Tips – Ketika sedang sakit biasanya nafsu makan menurun lantaran sering mual. Namun yang perlu diketahui perlu makanan untuk menjaga kebutuhan gizi serta membantu penyembuhan.

Beberapa makanan ini kemungkinan mampu mengembalikan nafsu makan orang yang sedang sakit saat masa pemulihan:

1. Oat Meal

Masalah pada gangguan pencernaan, maka lebih baik untuk mengkonsumsi makanan tawar. Selain roti tawar, ada jenis makanan tawar lain dengan kandungan cukup kalori, vitamin, dan mineral saat masa pemulihan yaitu oatmeal.

Ada penelitian yang membuktikan bahwa serat beta-glukan pada oatmeal mampu membantu meredakan peradangan pada usus. Saat peradangan berkurang, maka gejala atau gangguan pencernaan seperti sakit perut, kembung, dan diare lebih mudah hilang.

2. Sup Ayam

Besar kemungkinan, ini adalah makanan wajib hampir semua orang yaitu Sup Ayam. Makanan andalan yang pas dijadikan penambah nafsu makan kala pilek atau demam.

Kandungan dari sup ayam adalah kalori, protein, vitamin, dan mineral. Bukan hanya itu, kandungan air dan elektrolit di dalamnya dapat mencegah dehidrasi sehingga keseimbangan cairan tubuh tetap terjaga.

Ada penelitian yang menyatakan bahwa sup ayam mampu melegakan hidung mampet karena pilek. Manfaat itu berasal dari sistein atau sejenis asam amino yang mampu melawan virus serta meredakan peradangan.

3. Yoghurt

Kondisi tubuh kurang baik menimbulkan tidak nafsu makan. Jika hal itu terjadi, coba untuk konsumsi beberapa sendok makan yogurt. Produk susu ini bentuknya tidak begitu padat, namun mengandung kalori dan gizi yang mampu memenuhi kebutuhan harian saat masa pemulihan.

Kandungan probiotik pada yogurt cocok untuk pencernaan serta mampu mempercepat proses penyembuhan. Hal ini karena adanya bakteri baik pada probiotik sehingga mampu meningkatkan fungsi sistem imun serta meredakan peradangan dalam tubuh. (Met)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *