Lentera Inspiratif, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto resmi membuka kegiatan Bazar Pasar Takjil Ramadan 1447 Hijriah bertajuk “Ramadan Berkah Cuan Melimpah” di halaman Pasar Ketidur, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto pada Jumat (27/2/2026). Kegiatan tahunan ini akan berlangsung selama sepekan, mulai 26 Februari hingga 4 Maret 2026 pukul 15.00-21.00 WIB.
Sebanyak 75 tenant UMKM dan berbagai sponsorship turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Peserta juga melibatkan Bulog, Koperasi Kelurahan Merah Putih, serta Baznas. Dari total peserta tersebut, 44 di antaranya merupakan UMKM makanan dan minuman.
Selain bazar kuliner, kegiatan ini juga diramaikan berbagai lomba dan aktivitas pendukung. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan Lomba Patrol selama empat hari untuk kategori SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, hingga Karang Taruna, yang diikuti 40 grup atau sekitar 400 peserta.
Selain itu, terdapat Lomba Bedug kategori SD/MI dan SMP/MTs digelar selama tiga hari dengan tujuh grup peserta. Ada pula Lomba Fashion Muslimah ibu dan anak serta kompetisi tari tingkat SMP dan SMA yang dilaksanakan secara berkelompok.
Dalam sambutannya, Ika Puspitasari (Ning Ita), Wali Kota Mojokerto menyampaikan bahwa Pasar Takjil Ramadan merupakan agenda rutin Pemkot Mojokerto sebagai bentuk fasilitasi promosi dan pemasaran bagi pelaku UMKM, khususnya sektor kuliner.
“Ramadan yang penuh berkah ini kita harapkan juga menghasilkan cuan yang melimpah untuk UMKM kita,” ujarnya pada Jumat (27/2/2026).
Bank Indonesia turut mengadakan QRIS Racing bagi UMKM berprestasi guna mendorong pemanfaatan transaksi digital. Sementara itu, dalam rangka mengantisipasi lonjakan harga menjelang Idulfitri, digelar Pasar Murah atau Operasi Pasar Murah selama tujuh hari.
Koperasi Kelurahan Merah Putih juga ambil bagian dengan menghadirkan 18 KKMP secara bergiliran. Adapun Bank Jatim mendukung kegiatan Ramadan Karim melalui program tebus murah sembako.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota bersama Wakil Wali Kota juga membagikan 1.000 lembar kupon belanja gratis senilai Rp10.000 per lembar kepada masyarakat. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp10 juta sebagai bentuk stimulus untuk menggerakkan perekonomian pelaku UMKM.
“Kami berharap ini menjadi bagian dari upaya kita bersama untuk menggerakkan ekonomi masyarakat di sektor terbawah, khususnya UMKM kuliner di Kota Mojokerto,” ujar Ika Puspitasari (Ning Ita).
la juga mengajak seluruh pejabat di lingkungan Pemkot Mojokerto untuk turut mendukung para pedagang dengan membeli dan menghabiskan dagangan UMKM usai seremoni pembukaan.
Kegiatan Pasar Takjil Ramadan ini juga menjadi ruang ekspresi dan kreasi masyarakat melalui berbagai pertunjukan seni budaya yang digelar sepanjang acara. Salah satunya lomba yang telah menampilkan 13 kelompok peserta pada hari pembukaan. Berbagai lomba lainnya dijadwalkan berlangsung hingga akhir penyelenggaraan.
Menutup sambutannya, Wali Kota secara resmi membuka kegiatan Pasar Takjil Ramadan 1447 Hijriah dengan harapan masyarakat tetap menjaga semangat ibadah hingga akhir Ramadan dan memperoleh keberkahan. (Fsa)











