
TUBAN – Sungguh tak bermoral perbuatan yang dilakukan oleh Supriyanto (43) asal Desa Selogabus, Kecamatan Parengan, Tuban. Pasalnya, diduga alami mabuk berat, Supriyanto mengamuk di warung kopi milik Agus Setiadi (33), dengan membawa sebilah pedang.
Akibatnya, sejumlah barang korban mengalami kerusakan, lantaran diacak-acak oleh pelaku. Bukan hanya itu, sejumlah orang yang berada di warung kopi, juga berhamburan keluar untuk menghindari amukan pelaku.
“Pelaku datang ke warung milik korban dalam kondisi mabuk dan membawa sebilah pedang. Saat menanyakan pemilik warung, kemudian dijawab oleh saksi bahwa pemilik warung tidak ada, “ungkap AKP Basir, Kapolsek Parengan, Sabtu (24/11/2018).
Mendapatkan jawaban itu, Supriyanto langsung mengamuk dengan membacokkan pedangnya pada barang-barang di dalam warung. Tentu saja, sejumlah saksi yang ada di lokasi langsung berhamburan keluar guna menghindari amukan pelaku.
“Pertama membacok etalase hingga pecah, lalu galon isi air, kipas angin, dan selanjutnya membacok laptop dan ampliyer hingga rusak. Tak terima dengan ulah pelaku, kemudian pemilik warung melaporkan kejadian itu ke Polsek, “cletuknya.
Atas laporan yang diterimanya, sejumlah anggota Polsek Parengan langsung menindaklanjutinya dengan terjun ke lokasi kejadian. Tak selang waktu yang lama, pelaku pun berhasil diamankan dan selanjutnya dibawa ke Mapolsek setempat guna penyidikan lebih lanjut.
“Beruntung tidak sampai ada korban yang mengalami luka akibat kejadian ini. Namun korban mengalami kerugian material sekitar Rp 6.160.000. Kini pelaku kita amankan untuk proses lebih lanjut, “tutupnya. (aziz)





