TERNATE – Puluhan massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Keadilan Untuk Lily Wahidin menyerbu Markas Kepolisian Daerah Maluku Utara (Mapolda), senin (30/9/2019).
Dalam aksinya massa aksi membawakan spanduk bertuliskan’ usut tuntas kematian tidak wajar TKW asal Maluku Utara Keadilan untuk Almaehumah Lily Wahidin’.
Namun dalam aksi tersebut, massa aksi yang seharusnya melakukan aksi didepan Mapolda Malut, hanya bisa berorasi didepan Bank Indonesia Malut.
Seperti dipantau oleh media ini, massa aksi yang terdiri dari puluhan perempuan yang ingin berorasi didepan Mapolda Malut ditahan oleh 33 Kepolisian Wanita (Polwan) yang terdiri dari 23 personel dari Polda dan dari 10 personel dari Polres Ternate.
Saling dorong pun terjadi antara massa aksi dan 33 personel Polwan. Hal tersebut terjadi karena massa aksi memaksa masuk sampai didepan Mapolda Malut.
“Surat pemberitahuan aksi kami itu di polda bukan di bank indonesia. Aksi kami bukan soal keuangan, tapi aksi Kami ini soal kemanusiaan,” sebut salah satu orator.
“Kami ingin bertemu dengan kepala kepolisian daerah maluku utara, bukan ingin bertemu dengan kepala bank BI,” sambungnya.
Hingga berita ini dipublish, Massa aksi belum berhasil masuk sampai didepan Mapolda Malut. (ridal)



