
TERNATE – Sosialisasi Keimigrasian Pencegahan Tenaga Kerja Indonesia Non Prosedural oleh Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ternate, dengan bertajuk “Tolak TKI Non Prosedural”, Senin (23/9).
Penunjukan yang berlangsung di Royal Resto Hotel, Kelurahan Kalumpang, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate. Adapun penunjukan ini dihadiri oleh Dinas Pendidikan, Camat se-Kota Ternate, Lurah se-Kota Ternate.
Putut S. Nusantoro Kepala Kantor Imigrasi Ternate saat ditemui oleh awak media mengatakan, kegiatan ini sangat positif karena membuka wawasan cakrawala para instansi yang ada di Kota Ternate. Dengan tujuan untuk pencegahan tenaga kerja Indonesia non prosedur, “katanya.
“Hal ini dilakukan supaya jangan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, semisalnya, yang di alami oleh Lily. Walaupun berangkat secara prosedural namun di sana, terjadi sesuatu yang sangat disayangkan. Dengan kegiatan ini, maka langka-langka yang kami ambil adalah untuk mengantisapasi kedepan, “ujarnya.
Olehnya itu, kita memberikan satu wawasan kepada masyarakat. Artinya bahwa, bahaya untuk menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) jika pergi ke luar negeri tidak sesuai dengan peraturan yang sudah diberikan atau digambarkan,”terang Putut kepada awak media.
Lanjut, Putut, lebih bahayanya jika bekerja tidak sesuai dengan aturan yang berlaku, karena di luar negeri sana harus ikut prosedur yang sudah ditetapkan, dan surat atau order di luar harus sesuai aturan yang ada, “jelasnya.
Putut menambahkan bahwa Kita tetap mengikuti sesuai konstitusi yang sudah ditetapkan. Hal ini telah di himbau oleh Dirjen bahwa surat edaran dan perintah dari pusat untuk mencegah adanya TKI Prosedural agar tetap mengantisipasi apa yang terjadi ke depan nantinya, dan kita tidak mengatakan begitu saja, kita akan memberi sosialisasi kedepan dalam hal pencegahan TKI non prosedural,”pungkasnya.
Putut menghimbau “Untuk masyarakat jika bekerja di luar negeri harus sesuai prosedural sebelum menentukan, dalam hal memastikan kebenaranya dulu di luar negeri itu seperti apa sponsor itu disiapa, penjamin itu siapa, sistem pergantian nanti diluar negeri baru di kroscek perusahaan ini bagaiman sekarang dan bisa di cek melaui WhatsAp juga bisa,” tuturnya.
Satu hal lagi, Kami di sini cuma memfasilitasi dokumen perjalanan untuk paspord, artinya kegunaan paspord untuk salah satunya wisata, umrah, dan urusan bekerja tapi bekerja ini sesuai denga syarat prosedur,”terang Putut. (Atir)





