HALSEL- Kejadian gempa bermagnitudo 7,2 yang meluluhlantahkan ribuan rumah di Halmahera Selatan terutama di Gane sebagai titik pusat gempa, yang kemudian berdampak kerusakan di Bacan Timur, dan Bacan Timur Tengah lainnya, hingga saat ini masih terus berguncangan. Dengan kondisi seperti ini tentunya masyarakat yang hidup ditempat pengungsian terus membutuhkan bantuan dari semua pihak.
Masyarakat Desa Tomarah Kecamatan Bacan Timur Tengah, sampai saat ini masih berada di tenda-tenda pengungsian, sebab gempa tak kunjung selesai. Bahkan dari pihak Pemerintah Desa sudah berupaya untuk mengendalikan masyarakat setempat. Namun, upaya tersebut belum terealisasi dengan baik, hal ini dikarenakan gempa masih terus terjadi hingga membuat masyarakat Desa Tomara tetap bertahan di tempat pengungsian. Ha ini disampaikan langsung oleh Kepala Desa kifli Hi Jalil, saat wartawan media ini bersama sejumlah Mahasisiwa dibawah naungan organisasi Pimpinan Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Halmahera Selatan, Minggu (21/7/2019).
“Kami aparutur Desa bersama-sama dengan masyarakat yang masih bertahan di dalam kampung ini. Kami sudah coba untuk memerintahkan kepada masyarakat agar mereka bisa kembali dirumah dan melakukan aktifitas seperti biasa. Namun, karena guncangan masih terjadi sehingga masyarakat mewaspadai hal tersebut dan belum mau untuk kembali ke rumahnya masing-masing, “ungkapnya.
Terpisah, Muhlis Usman S.Hut. selaku Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Hal-Sel mengatakan, PC PMII Halsel sangat prihatin melihat kondisi masyarakat yang ada di pengungsian.
“Dan hal tersebut sudah sepantasnya kita selaku mahasiswa yang konon katanya sebagai Agen Off Kontrol dan lainnya, sudah sepantasnya hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, “katanya.
Muhlis menambahkan, bantuan ini murni dari hasil penggalangan dana kami yang berjalan kurang lebih tiga hari kemarin. Dan Alhamdulillah dari hasil tersebut kami datang ke Desa untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat dengan hati yang ikhlas sebagai bentuk rasa peduli terhadap korban gempa
“Bantuan yang diserahkan ini adalah bentuk cinta kami sebagai warga pergerakan yakni PMII Cabang Halmahera Selatan kepada kami punya saudara -saudara di Bacan Timur Tengah dan lainnya yang sampai saat ini masih hidup dibawah tenda-tenda pengungsian. Kami Berdo’a semoga dengan sedikit bantuan yang kami berikan ini dapat meringankan sedikit beban hidup dan kami akan terus mendoakan mereka agar kita sama-sama tetap terlindungi dari segala bentuk musibah, “pungkasnya. (adhi)





