Lentera Inspiratif, Mojokerto-
Desa Kedungsari memiliki sebuah masjid yang menjadi pusat aktivitas keagamaan sekaligus ruang kebersamaan warga, yakni Masjid Al Amin. Berlokasi di wilayah Kecamatan Kemlagi, masjid ini tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai sentra kegiatan sosial dan pendidikan Islam masyarakat setempat.
Sejak berdiri, Masjid Al Amin menjadi tempat utama pelaksanaan salat lima waktu, salat Jum’at, hingga ibadah di bulan suci Ramadan. Setiap waktu Magrib dan Isya, suara lantunan ayat suci Al-Qur’an dari anak-anak yang mengikuti Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) terdengar memenuhi area masjid, menandakan aktifnya kegiatan pembinaan generasi muda. Ujar Ardi Kurniawan Jum’at 27/02.2026
Tak hanya sebagai tempat ibadah, Masjid Al Amin juga rutin menggelar pengajian umum, peringatan hari besar Islam, serta kegiatan santunan bagi warga kurang mampu. Pada momen tertentu seperti Maulid Nabi dan Isra Mikraj, halaman masjid dipenuhi jamaah dari berbagai dusun di Kedungsari. Ujarnya
Secara fisik, bangunan masjid tampak kokoh dan terawat. Dengan ruang utama yang luas serta fasilitas pendukung yang memadai, jamaah dapat beribadah dengan nyaman. Perawatan dan pengembangan masjid dilakukan secara gotong royong oleh warga bersama takmir masjid.
Tokoh masyarakat setempat menyebutkan bahwa keberadaan Masjid Al Amin menjadi simbol persatuan warga. “Masjid ini bukan hanya tempat salat, tapi juga tempat musyawarah dan mempererat silaturahmi,” ujarnya.
Dengan semangat kebersamaan yang terus dijaga, Masjid Al Amin di Desa Kedungsari diharapkan tetap menjadi pusat pembinaan akhlak dan kegiatan sosial keagamaan bagi generasi sekarang maupun yang akan datang. (Nva)











