MOJOKERTO — Harga kebutuhan pokok di Kota Mojokerto pada Sabtu (29/11/2025) tercatat mengalami fluktuasi di berbagai komoditas. Sejumlah bahan pangan strategis seperti cabai, bawang, daging ayam, dan sayuran menunjukkan pergerakan harga yang cukup menonjol, sementara beberapa komoditas lain masih berada pada posisi stabil.
Berdasarkan hasil pemantauan harga harian, komoditas beras kembali bergerak tipis. Bramu Super naik 0,04 persen menjadi Rp15.541 per kilogram. IR.64 Premium dan IR.64 Medium justru mengalami penurunan kecil masing-masing 0,1 persen dan 0,16 persen.
Pada komoditas gula, harga gula dalam negeri turun ringan menjadi Rp16.442 per kilogram atau melemah 0,07 persen secara harian.
Sementara di kelompok minyak goreng, sebagian besar produk mengalami kenaikan kecil. Bimoli botol 1 liter naik 0,16 persen, dan Bimoli 2 liter juga naik tipis 0,08 persen. Minyakita 1 liter dan 2 liter mencatat kenaikan 0,16 persen dan 0,12 persen. Minyak curah naik 0,09 persen menjadi Rp18.600 per kilogram.
Untuk sektor daging, harga daging ayam broiler naik 0,31 persen menjadi Rp35.579 per kilogram. Daging ayam kampung juga naik 0,26 persen, sementara daging sapi murni bergerak naik tipis 0,07 persen ke angka Rp108.881.
Pada komoditas telur ayam, harga telur ayam ras naik tipis 0,09 persen menjadi Rp28.208 per kilogram. Telur ayam kampung juga mencatat kenaikan 0,18 persen per butir.
Produk susu relatif stabil. Seluruh jenis kental manis dan susu bubuk tidak mengalami perubahan harian. Penurunan hanya terjadi pada Formula Bayi SGM (0–6 bulan), yang melemah 0,93 persen secara mingguan.
Komoditas jagung pipilan kering turun 0,43 persen, sedangkan pada kategori garam beryodium, baik jenis bata maupun halus sama-sama mencatat kenaikan harian antara 0,09 hingga 0,37 persen.
Harga tepung terigu Segitiga Biru turun tipis 0,25 persen secara harian.
Untuk kedelai, baik impor maupun lokal terpantau stabil tanpa perubahan harian berarti.
Komoditas mie instan mengalami pergerakan mingguan sebesar 0,49 persen, namun hari ini berada pada posisi stabil.
Perubahan terbesar tampak pada komoditas cabai.
• Cabai rawit mengalami lonjakan signifikan sebesar 8 persen menjadi Rp39.095 per kilogram.
• Cabai biasa justru turun 0,86 persen.
Di komoditas bawang, baik bawang merah maupun putih sama-sama mencatat kenaikan harian masing-masing 0,91 persen dan 0,17 persen.
Harga kacang-kacangan juga bergerak naik. Kacang hijau naik 0,17 persen, dan kacang tanah naik cukup tinggi 1,81 persen menjadi Rp28.053 per kilogram.
Komoditas ketela menunjukkan stabilitas, kecuali ketela rambat yang naik 1,06 persen.
Dari kelompok sayuran, harga tomat menjadi yang paling mencolok setelah naik 3,4 persen per hari atau 9,66 persen secara mingguan. Wortel naik 0,48 persen, kol naik 0,54 persen, sedangkan buncis turun 6,01 persen.
Untuk ikan segar, sebagian besar komoditas turun tipis. Bandeng turun 0,87 persen, kembung turun 0,28 persen, dan tongkol turun 0,41 persen. Namun tuna naik 0,3 persen dan cakalang naik 0,4 persen.
Harga gas LPG 3 kilogram tetap stabil di angka Rp19.625.
Sementara itu, komoditas semen, kayu, dan paku tidak mengalami perubahan.
Untuk komoditas buah, jeruk lokal turun tipis 0,11 persen, dan pisang ambon naik 0,27 persen. Harga udang ukuran sedang juga naik ringan 0,12 persen.
Sedangkan tempe dan tahu kembali mengalami kenaikan tipis masing-masing 0,15 persen dan 0,16 persen.
Secara umum, pasar pangan di Mojokerto pada akhir pekan ini masih berada dalam kondisi terkendali. Meski sejumlah komoditas mengalami kenaikan, terutama cabai rawit dan tomat, pergerakan harga masih dalam kategori wajar mengikuti dinamika pasokan dan permintaan.











