EkonomiJawa Timur

Harga Kelapa di Pasar Tanjung Mojokerto Naik Awal Februari 2026, Pedagang Hadapi Gempuran Santan Instan

Lenterainspiratif.id | Mojokerto Harga kelapa di Pasar Tanjung, Kota Mojokerto, mengalami kenaikan pada awal Februari 2026. Kondisi ini dirasakan langsung oleh para pedagang kelapa yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas jual beli di pasar tradisional tersebut.

Salah satu pedagang kelapa, Badrus (25), mengungkapkan bahwa harga kelapa kini berada di kisaran Rp15.000 hingga Rp16.000 per kilogram. Angka tersebut mengalami kenaikan cukup signifikan dibandingkan sebelumnya yang masih bertahan di harga Rp12.000 per kilogram.

“Harganya sekarang naik. Dulu masih dua belas ribu per kilo, sekarang bisa sampai lima belas atau enam belas ribu,” ujar Badrus saat ditemui di Pasar Tanjung, Jumat (6/2/2026).

Menurutnya, kenaikan harga kelapa tidak hanya dipengaruhi faktor pasokan, tetapi juga persaingan dengan produk santan instan yang semakin diminati masyarakat. Kepraktisan santan kemasan membuat sebagian konsumen mulai meninggalkan kelapa segar.

“Sekarang banyak yang pilih santan instan karena lebih praktis. Itu jelas berpengaruh ke penjualan kelapa,” tambahnya.

Meski demikian, kelapa segar masih memiliki pasar tersendiri. Untuk kebutuhan memasak tertentu, terutama masakan tradisional, banyak pembeli tetap memilih kelapa segar karena dinilai menghasilkan cita rasa yang lebih gurih dan alami dibandingkan santan instan.

Di tengah kenaikan harga dan perubahan pola konsumsi masyarakat, pedagang kelapa dituntut untuk menyesuaikan strategi penjualan. Penyesuaian dilakukan dengan memperhitungkan ketersediaan pasokan, fluktuasi harga pasar, serta daya beli konsumen.

Kenaikan harga kelapa di Pasar Tanjung menjadi potret dinamika pasar tradisional yang terus beradaptasi di tengah gempuran produk olahan modern. Meski menghadapi tantangan, pedagang seperti Badrus tetap berupaya bertahan dan mengikuti perubahan zaman.

Penulis: Yulia Lauranza

Exit mobile version