HALSEL – Musibah Gempa magnitudo 7,2 SR mengguncang Bacan Halmahera Selatan, yang di alami oleh masyarakat Gane Raya, Kepulauan Jouronga, Bacan Timur, dan bacan Timur Tengah Minggu (14/7) lalu, telah mengalami duka mendalam. Kini bantuan dari LSM, Ormas, Pemda telah mengalir, tidak kecuali Badan Pengawas Pemilu) Bawaslu Halmahera Selatan (Halsel) pun mengambil bagian sejak dua hari kemarin Bawaslu Halsel turun jalan, melakukan pengalangan dana di titik-titik keramaian.
Aksi pengalangan dana mulai dari buana seki, pasar tembal, pelabuhan kupal itu di pantau langsung Komisioner Bawaslu Halsel Rais Kahar devisi PHL.
Menurut Rais Kondisi Gane dan sekitarnya sudah parah pasca musibah gempa, oleh karena sampai saat ini bantuan dari Pemda Halsel tidak mencukupi kebutuhan mereka, hingga Bawaslu Halsel merasa peduli agar meringankan beban sedikit saudara di sana.
“Saya waktu pantau para korban gempa mulai dari Gane sampai Gane Timur sangat memperhatikan, niatnya jenguk keluarga anak, istri dan Alhamdullilah Gane Barat Utara tidak begitu parah tapi anak-anak itu hidup di bawa tenda-tenda pengungsian, “ujar Rais yang juga putra asli Gane, Sabtu (20/7/2019).
Sementara itu, beberpa anggota Panwaslu kecamatan dan PPL di Kep. Jouronga juga bernasib sama, secara De jure masa kerja sudah tidak ada namun secara de facto masih dalam satu keluarga besar Bawaslu. Oleh karena itu, di sana juga keluarga besar Bawaslu, adanya panwascam Gane Timur Selatan, Gane Barat Selatan, Kepulauan Jouronga serta semua keluarga Halsel sehingga kalau bisa kita bantu se ikhlasnya.
Memang secera internal sudah ada instruksi dari Bawaslu provinsi untuk melakukan pengalangan dana internal Bawaslu kab/kota namun pihaknya juga turun jalan sebagai rasa peduli.
“Hasil pengalangan dana Bawaslu peduli ini pihaknya akan membeli kebutuhan khusus Terpal, beras, selimut, tikar dan kebutuhan lain, “tandasnya. (adhy)





