Politik Uang konsekuensi Bisa Membatalkan Pasangan Calon - Lentera Inspiratif

Politik

Politik Uang konsekuensi Bisa Membatalkan Pasangan Calon


Rabu, 14 Februari 2018 - 05:08 WIB




foto : sosialisasi bawaslu 

Ternate Lentera Inspiratif.com
Sosialisasi pengawas pemilu dalam rangka Deklarasi yang dilakukan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) provinsi Maluku Utara dengan bertajuk “Tolak dan Lawan Politik Uang Serta Politisasi Sara” yang dilaksanakan di Aula Foloridas yang berada dikelurahan Ngade, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Maluku Utara.
Dalam Deklarasi  ini dilibatkan ketua-ketua partai politik, OKP se-kota ternate, dan Mahasiswa, pelajar se-kota ternate.
Dalam sambutannya ketua Bawaslu Provinsi Maluku Utara Muksin Amrin rabu (14/02/2018) mengatakan kegiatan ini bukan hanya dilaksanakan di ternate saja tapi juga dilaksanakan di beberapa cabang di seluruh  Indonesia secara serentak di 17 provinsi melakukan pilkada total 271 daerah melakukan kegiatan yang sama.’jelasnya
“Hal ini dikarenakan menghadapi proses pilkada serentak memang potensi politik uang dan politisasi sara menjadi tren diperbincangkan di warung-warung kopi. Memang di malut  tidak kental dengan politik sara, tapi politik uang dan etnisitas pemilih”.kata Muksin
Bawaslu sudah bertemu dengan jajaran mabes polri untuk mengawasi itu, hanya pada etnis tertentu yang berada dimedia sosial. beber Muksin
Dalam kegiatan ini mengingatkan kita bahwa politik uang itu musuh kita bersama karena konsekuensi politik uang itu akan membatalkan pasangan calon karena dilakukan secara institusi.’ucapanya
“Teman-teman yang ditugaskan untuk membaca naskah deklarasi dan disaksikan oleh kita, kami juga akan mendeklarasikan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) karena isu politik uang dan keterlibatan ASN dalam pilgub”.ucapnya Muksin
Jadwal kampanye serentak pada tanggal 15 besok sehingga dua calon Burhan Abdurahman sebagai walikota Ternate dan Abdul Gani Kasuba sebagai Gubernur Malut itu sudah memberikan surat cuti, jadi tidak bisa membuat opini diberbgai sosial media.tutupnya (*alif)









 



Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.



VIDEO TERKINI