
Mojokerto – Polres Mojokerto menggelar konferensi pers hasil ungkap narkoba dalam seminggu terakhir, Selasa (22/10) di Aula Mapolres Mojokerto.
Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Heriyatno dalam konferensi persnya mengatakan jika dalam seminggu ini berhasil mengamankan 81,45 gram sabu dari 2 TKP yakni di ngoro dan pacet. Kemudian 527.000 butir dobel L di trowulan dengan jumlah tersangka 6 orang.
“Ini satu jaringan karna tidak 1 tempat karna ini mengalir. Informasinya barang ini berasal dari LP Madiun. Masih kita dalami karna bisa jadi informasinya palsu karna tidak mungkin 527.000 pil double L dari LP Madiun. Walaupun ancaman pidananya cukup berat tapi penyalahgunaan narkoba tidak kunjung berhenti,” jelas Setyo.
Lebih lanjut, Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Heriyatno mengatakan jika butuh tokoh agama dan tokoh pemuda untuk memberantas narkoba. Dengan bertepatan hari santri, kita ajak tokoh agama mengikuti konferensi pers untul mengetahui jika mojokerto kritis narkoba, dengan harapan tokoh agama ini membntu menghimbau pencegahan penyalahgunaan narkoba.
“Kita pastikan mereka ini pengedar, kita akan terus mengungkap kasus ini karna jaringan ini kuat. Perlu kita sampaikan double L itu harganya ekonomis dan lebih mudah mendapatkannya makanya biasanya sasarannya adalah pelajar,” terang Setyo.





