
Mojokerto -Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Cabang pergerakan mahasiswa islam indonesia mojokerto ( PC. PMII Mojokerto) menggelar aksi unjuk rasa di depan polres mojokerto kota (polresta) sabtu 28/09.
Aksi unjuk rasa di mulai longmarc di depan kantor bawaslu kota mojokerto menuju polresta, sesampainya di depan polresta perwakilan mahasiswa langsung melakukan orasi politik dan menyampaikan beberapa tuntutan.
Ihwanul qirom selaku korlap aksi menjelaskan bahwa dalam aksi kali ini memiliki pokok tuntutan pertama Mendorong Polda Sulawesi Tenggara untuk segera mengusut tuntas kasus penembakan terhadap salah 1 kader PMII di kendari Sulawesi tenggara sesuai dengan hukum yg berlaku, kedua Mengutuk tindak represif oknum kepolisian terhadap aksi massa di DPRD Kendari yg tidak sesuai dengan SOP & ProTap (Prosedur Tetap), ketiga Berkomitmen PMII dan Polri sebagai mitra strategis untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan & kenyamanan Mojokerto sebagai langkah menjaga stabilitas keamanan & kenyamanan nasional
Selain itu ulul absor salah satu orator juga menegaskan bahwa pihaknya berharap bahwa jangan sampai ada korban lagi setelah kejadian di kendari, baik di pusat kota atau di kota kota lainya.
Setelah beberapa Mahasiswa melakukan orasi politik, kapolresta AKBP Bogiek Sugiarto, SH, SIK yang sebelumnya menjabat Kapolres Poso menemui pengunjuk rasa di halaman mapolresta.
Saat menemui pengunjuk rasa beliau berpesan mengajak mahasiswa agar bersama-sama menjaga stabilitas keamanan & kenyamanan Mojokerto sebagai langkah menjaga stabilitas keamanan & kenyamanan nasional, pungkasnya. (her).





