
Mojokerto – Kekeringan yang melanda di beberapa daerah di mojokerto membuat siswa siswi MI Ma’arif Al-Huda Desa Batankrajan, Kecamatan Gedeg Mojokerto melakukan salat Istisqa (sholat meminta di turunkanya hujan) Selasa (15/10) mulai pukul 08.00 WIB di lapangan sepak bola desa batankrajan.
Dengan memakai pakaian seragam dan membawa peralatan sholat sejumlah siswa ini melakukan sholat yang di imami oleh salah satu guru agama MI Ma’arif Al-Huda.
Salat istisqa ini dilakukan seperti melakukan salat idul fitri. Yakni, sebelum salat terlebih dahulu diisi dengan khutbah dan doa bersama agar segera turun hujan.
Guru Agama MI Ma’arif Al-Huda, Haji Muhammad Izul Alkafir mengatakan, salat istisqa ini agar hujan segera turun. Sebab, di daerah Batankrajan dan beberapa daerah lain banyak yang mengalami kekeringan.
“Salat ini dilakukan untuk meminta kepada Allah agar segera diturunkan hujan. Sebagai seorang muslim sunah hukumnya apa lagi pas musim kemarau,” kata Haji Izul
Selain itu, lanjut Haji Izul, salat istisqa ini juga untuk menjadikan pembelajaran bagi siswa siswi, agar mereka tahu dalam syariatnya salat ini hukumnya sunah.
“Di sini sudah sekitar 6 bulan lebih belum turun hujan. Selain cuacanya yang cukup panas, juga banyak tanaman sudah mulai kering,” tandasnya.
Firman Tri Bayu Prakoso, siswa MI Ma’arif Al-Huda kelas VI berharap semoga setelah dilakukan salat Istisqa ini segera diturunkan hujan, agar masyarakat tidak kekurangan air bersih.
“Karena sudah beberapa bulan disini tidak turun hujan. Semoga segera diturunkan hujan pasca salat ini,” pungkasnya. ( roe)





