
Mojokerto – Setelah menghadiri peringatan hari santri di lapangaan Desa Berat Kulon Kec. Kemlagi Kab. Mojokerto sebagai bentuk peringatan yang mengusung tema Santri Indonesia Untuk Perdamaian Dunia, AKBP Bogiek Sugiyarto, S.H., S.I.K., M.H. Kapolres Mojokerto Kota langsung menuju Lapangan Ds. Jolotundo Kec. Jetis Kab. Mojokerto untuk menghadiri Apel Gelar Pasukan dalam rangka Pergeseran Pasukan pengamanan Pilkades Serentak tahun 2019 di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota selasa 22/10 pukul 09.00 wib.
Selain Kapolres Mojokerto Kota turut hadir Letkol Kav Hermawan Weharima, SH Dandim 0815 Mojokerto, Agus M. Anas Edi Santoso, SH, MM Asisten 1 Pemkab Mojokerto, PJU Polres Mojokerto Kota, Para Kapolsek Jajaran Polres Mojokerto Kota, Iwan Abdillah, SH, S.Sos, M.Si Camat Jetis, Tri Cahyo Hariyanto, S.sos, MM Camat Kemlagi, Norman handhito, S.IP, M.si Camat Dawarblandong, dan Tjatoer Edi Novianto Camat Gedeg.
Dalam acara apel tersbut di pimpin secara langsung oleh AKBP Bogiek Sugiyarto SH, S.I.K, MH Kapolres Mojokerto Kota, dalam apel itu Satu Peleton Deputasi Perwira, Dua Peleton TNI Babinsa, Satu Kompi Petugas PAM TPS Wilayah Kec. Jetis, Satu Kompi Petugas PAM TPS Wilayah Kec. Gedeg, Satu Kompi Petugas PAM TPS Wilayah Kec. Kemlagi, Satu Kompi Petugas PAM TPS Wilayah Kec. Dawar Blandong, dan Satu Peleton Gab Sat Intelkam Jajaran Polres Mojokerto Kota sehingga personil yang melaksanakan pengamanan Pilkades di wilayah utara sungai Serentak sejumlah nantinya 908 personil.
Dalam sambutanya kapolres mojokerto kota menjelaskan bahwa, ini adalah salah satu upaya pengecekan akhir kekuatan pasukan sekaligus sebagai kesiapan POLRI bersama Stake Holder dalam mengawal dan mengamankan jalan nya pemungutan suara Pilkades Serentak di wilayah Hukum Polres Mojokerto Kota pada 23 Oktober 2019. Demokrasi dalam konteks pemilihan kepala desa (pilkades) yang dapat di fahami sebagai pengakuan keanekaragaman serta sikap politik partisipasif dari masyarakat dalam bingkai Demokratisasi pada tingkat desa, oleh karena itu TNI-POLRI dan Masyarakat berkewajiban untuk saling mendukung dan menjaga situasi yang damai selama pelaksanaan pilkades serentak tahun 2019.
Masih kata bogiek, Kita sadari bersama bahwa saat ini banyak kejadian-kajadian yang ingin memecah belah kesatuan dan persatuan bangsa, saya berharap kita jangan sampai terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Dalam pengamanan tahap pemungutan suara, kita harus tetap berpedoman pada peraturan perundang-undangan dengan mengedepan kan sikap Persuasif, Simpatik, Humanis, Tegas dan Terukur. Pilkades serentak tahun 2019 yang ada di wilayah Hukum Polres Mojokerto Kota terdapat 59 Desa dari 4 Kecamatan yang akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa meliputi Kec. Jetis, Kec. Gedeg, Kec. Kemlagi dan Kec. Dawarblandong.
” ada beberapa pesan yang ingin saya sampaikan untuk selalu di pedomani yaitu Tingkatkan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, seraya berdo’a agar dalam melaksanakan tugas diberikan kesehatan dan keamanan, Secara tekun dan aktif mengikuti perkembangan situasi, jangan under estimate atau menganggap remeh, Personil yang terlibat pengamanan di harapkan bersikap netral dan tidak memihak pada salah satu calon, Seluruh pihak pengamanan agar berikan pelayanan terbaik dan perlakukan secara adil, Laksanakan Tugas dengan penuh semangat, disiplin, tulus, dan iklhas sehingga pelaksanaan pengamanan tidak hanya berjalan aman, tertib dan terkendali namun juga akan bernilai ibadah di mata Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa.” tegas bogiek
Setelah kapolres mojokerto melakukan amanat terhadap para peserta apel, acara langsung di tutup dengan Pembacaan Do’a dan di akhiri dengan foto bersama.(roe)





