Termakan Isu Santet, Puluhan Orang Aniaya dan Bakar Rumah Pasutri di Probolinggo - Lentera Inspiratif

HOME // Peristiwa

 

Termakan Isu Santet, Puluhan Orang Aniaya dan Bakar Rumah Pasutri di Probolinggo

  Rabu, 8 Juni 2022

Isu santet Probolinggo
Provokator penganiayaan

Lenterainspiratif.id | Probolinggo – Puluhan orang mendatangi rumah satu keluarga di Desa Alas Tengah, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. Disana masa melakukan penganiayaan dan perusakan rumah.

Insiden penganiayaan dan perusakan yang terjadi pada Kamis (2/6) lalu itu dipicu karena pemilik rumah di isukan melakukan santet kepada warga setempat.

“Kasus itu bermula ketika SN dituduh oleh pelaku melakukan ilmu santet kepada RKY (26), warga desa setempat dimana yang bersangkutan telah mengalami sakit selama satu bulan dengan kondisi perut membesar,” kata Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi dalam rilis di Kabupaten Probolinggo, Rabu (8/6/2022).

Korban penganiayaan diketahui adalah pasangan suami istri yakni SN (66) dan MM (62) yang tinggal di Desa Alas Tengah, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo.

Sementara itu, pelaku yang menggerakkan pengerahan massa dan perusakan rumah korban yakni tetangganya berinisial JL (30).

BACA JUGA :   Heboh, Mayat Pria Ditemukan Mengambang di Sungai Bengawan Solo Tuban

“Korban SN yang tengah duduk langsung ditarik oleh pelaku yang kemudian dipukuli secara bersama-sama. Tidak hanya menganiaya SN, para pelaku juga melakukan penganiayaan terhadap MM,” tuturnya.

Setelah melakukan penganiayaan terhadap korban, selanjutnya para pelaku membakar rumah pasangan suami istri tersebut.

“Setelah mendapat informasi kejadian tersebut, Polres Probolinggo bergerak cepat mendatangi lokasi dan melakukan pembubaran massa dan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP),” katanya.

Setelah dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi, lanjutnya, Satreskrim mengamankan salah satu pelaku berinisial JL dan ada beberapa pelaku lain yang sedang dilakukan pengejaran.

Ia menjelaskan barang bukti yang diamankan di lokasi kejadian yakni 32 batu, 1 buah jerigen, 1 unit tv, satu botol berisi BBM, dan satu plastik mika penutup meteran listrik, pecahan genteng, asbes, jendela, dan pintu.

“Saya mengimbau agar masyarakat tidak mudah termakan isu hoaks sehingga dapat merugikan orang lain. Kami pastikan isu santet itu adalah hoaks dan berharap kejadian itu tidak terjadi di tempat lain,” ujarnya. (Suf)

BACA JUGA :   Edarkan Pil Koplo, Dua Buruh Tani di Nganjuk Diringkus Polisi





 



Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.



VIDEO TERKINI