Dugaan Korupsi DLH Situbondo, 119 UKL UPL Diperiksa Penyidik

HOME // Peristiwa

 

Dugaan Korupsi DLH Situbondo, 119 UKL UPL Diperiksa Penyidik

  Sabtu, 5 Maret 2022

Dlh Situbondo
Petugas saat melakukan pemeriksaan

Lenterainspiratif.id | Situbondo – Terkait dugaan tindak korupsi pengadaan jasa konsultasi di kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Situbondo dengan alokasi anggaran sekitar Rp 894 juta, kini penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Situbondo mulai mempelajari 119 dokumen amdal UKL UPL.

Kasi Intel Kejari  Situbondo  Laufika Ananta mengatakan, dokumen persyaratan pencairan dana PEN sebesar Rp 249 miliar itu, mulai dicocokkan dengan keterangan 24 saksi yang telah diperiksa.

“Kita inventarisir dulu, kemudian kita cocokkan dengan keterangan saksi. Sebab, sebelum menyita lima boks dokumen, kami telah memeriksa sebanyak 24 saksi, termasuk sekretaris dan kepala DLH Situbondo,” ujar Laofika Ananta, Jumat (4/3/2022).

Tak hanya itu, pihaknya juga bakal meminta keterangan kepada konsultan pemilik bendera CV dan PT tersebut.

“Kepala dinas sudah kita mintai keterangan dan saksi-saksi lainnya sebanyak 24 orang, yang terkait dengan penyusunan UKL-UPL tersebut,” bebernya.

BACA JUGA :   Perempuan Tewas Usai Tertabrak Kereta Api Di Waru Bikin Geger 

Lebih jauh Laofika menambahkan, untuk mengungkap tersangka dan keterlibatan para pejabat lain di Pemkab Situbondo, penyidik akan memanggil dan meminta  keterangan sejumlah pejabat di atasnya.

“Yang pasti, dalam waktu dekat, kami memanggil pejabat di atasnya, untuk mengungkap tersangka dugaan tindak pidana korupsi rekayasa amdal UKL UPL tersebut,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, untuk mendalami dugaan kasus korupsi  dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp 249 miliar, tim pidana khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Situbondo, terus mengumpulkan sejumlah  barang bukti. (Ji)






 



Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.



VIDEO TERKINI