Teringat Konflik Sosial Pada Tahun 2012, Masyarakat Negeri Pelauw Menolak Kedatangan OB - Lentera Inspiratif

HOME // Daerah

 

Teringat Konflik Sosial Pada Tahun 2012, Masyarakat Negeri Pelauw Menolak Kedatangan OB

  Senin, 13 Desember 2021

Teringat Konflik Sosial Pada Tahun 2012, Masyarakat Negeri Pelauw Menolak Kedatangan OB

Lenterainspiratif.id | Malteng – Ratusan masyarakat Negeri Pelauw, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) menggelar aksi menolak kedatangan pengungsi asal Pelauw atau Kelompok Orang Belakang (OB) di Negeri Pelauw.

Di ketahui, Aksi penolakan yang digelar, pada Senin (13/12/2021) tadi, di Kantor Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, sekitar pukul 09.30 WIT diawali dengan masyarakat berjalan kaki dari masing-masing rumah ke kantor Kecamatan Pulau Haruku menggunakan pakaian ikat kepala putih.

Dalam seruan aksi damai yang dipimpin Koordinator Lapangan (Korlap) Kabir Latupono itu, masyarakat membawakan sejumlah spanduk besar dan kecil bertuliskan “Kami Masyarakat Negeri Pelauw Menolak Kedatangan OB di Negeri Pelauw”, “Penolakan Pengungsi Kodamara Masuk Negeri Pelauw”, “Kami Pemuda/Pemudi Negeri Pelauw Menolak Keras Pengungsi Kodamara di Negeri Pelauw”, “Kami Menolak Pembumihangus Pelauw Kembali”.

BACA JUGA :   Wartawan Malut Tolak RKHUP dan Meminta Kapolri Usut Tuntas Kasus Kekerasan Terhadap Wartawan

Sementara itu, Koordinator Aksi Kabir Latupono saat membacakan tuntutan masyarakat mengatakan, konflik sosial di Pelauw tahun 2012 adalah aksi kejahatan kemanusiaan yang terencana, masif dan sistematis yang dilakukan oleh kelompok Orang Belakang.

“Kami menolak keras kedatangan OB kembali ke Negeri Pelauw dan kami menolak keras upaya pemerintah memulangkan OB ke Negeri Pelauw,” tegas Latupono

Korlap pun, menghimbau kepada Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah agar tidak membuat kebijakan untuk memulangkan warga OB ke Negeri Pelauw karena akan menimbulkan konflik-konflik baru.

Laman: 12






Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.



VIDEO TERKINI