Pelaku Sindikat Kredit Fiktif Rugikan Rp 1,2 Miliar PT Mega Finance, Akhirnya Nginap Dipenjara - Lentera Inspiratif

HOME // Jawa Timur // Kriminal

 

Pelaku Sindikat Kredit Fiktif Rugikan Rp 1,2 Miliar PT Mega Finance, Akhirnya Nginap Dipenjara

  Senin, 22 November 2021

Sindikat Kredit Fiktif, PT Mega Finance, mojokerto

Lenterainspiratif.id | Mojokerto –  Polresta Mojokerto berhasil membongkar kasus sindikat penipuan dan penggelapan kredit sepeda motor fiktif di PT Mega Finance. Tujuh dari sepuluh pelaku, berhasil diamankan.

Diketahui, sekitar 70 sepeda motor dari dealer raib akibat aksi kejahatan terorganisir ini. Bahkan, perusahaan leasing PT Mega Finance merugi hingga Rp 1,2 miliar. Dalam melancarkan aksinya, pelaku memalsukan dokumen leasing finance (Finance Lease).

Adapun tujuh tersangka diamankan pihak kepolisian, di antaranya Nanda Agus Dwi Prasetya (24) warga Jl Kapten Piere Tendean, Kelurahan Sengon Kecamatan/ Kabupaten Jombang yang merupakan karyawan PT Mega Finance yang beralamat di Jalan Pekayon, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto.

Dia bekerja sama dengan pegawai leasing bernama Gusti Raka Mahendra warga Dusun Klagen, Desa Tawar, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto dan Eko Prasetiawan warga Desa Ngembat, Kecamatan Gondang, Budi Hariono warga Dusun Tampung, Desa Ketawang, Kecamatan Puri, M Roikan warga Desa Tampungrejo, Kecamatan Puri, Bram Wiratna Putra dan Dandik Supanca.

BACA JUGA :   Rest Area Bypas Bakal Jadi BUMD, Ini konsep Dan Penjelasan Neng Ita.

Adapun, lima tersangka ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) yakni, Fitri wanita warga Desa Brumbung, Kecamatan Trowulan, Yani, Samid, Sunardi dan Sain yang diketahui bertugas mencari konsumen.

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Rofiq Ripto Himawan mengatakan, para pelaku memalsukan dokumen konsumen kredit fiktif untuk mengambil sepeda motor dari empat dealer yakni Sekawan Dealer, Lancar Motor Dealer, Merdeka Dealer, Tirto Agung Dealer di Kota Mojokerto.

Laman: 12






Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.



VIDEO TERKINI