HOME // Jawa Timur // Kriminal // Peristiwa

 

Aksi Smack Down Polisi Ke Mahasiswa, Ini Tanggapan BEM PTMI

  Kamis, 14 Oktober 2021

Aksi Smack Down Polisi, BEM PTMI

Surabaya | Lenterainspiratif.id – Terkait peristiwa polisi membanting mahasiswa di Tangerang, BEM Perguruan Tinggi Muhammadiyah Indonesia (PTMI) meminta Presiden Jokowi mengevaluasi kinerja kepolisian yang dianggap represif dalam penanganan demo.

“Kepada bapak Presiden RI untuk mengevaluasi kinerja kepolisian yang semakin hari semakin menunjukkan watak represifnya,” kata Koordinator BEM PTMI Nadief Rahman dalam keterangan resminya, Rabu (13/10/2021).

BEM PTMI pihak kepolisian mengendalikan masa sesuai dengan Peraturan Kapolri Nomor 16 tahun 2006 tentang Pengendalian Massa, Nomor 1 tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan dalam Tindakan Kepolisian. Serta Nomor 8 tahun 2009 tentang Implementasi Prinsip dan Standar Hak Asasi Manusia dalam Penyelenggaraan Tugas Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Nadief menyebut, pihak kepolisian, kususnya Polresta Tangerang untuk mengusut tuntas kasus ini.

“Mendesak Kapolres Tangerang dan Kapolda Banten untuk mengusut tuntas para oknum pelaku kekerasan dalam aksi tersebut,” tutur Nadief.

BACA JUGA :   DPRD Kota Mojokerto Sahkan Empat Raperda Inisiatif

Sebelumnya beredar sebuah video yang memperlihatkan oknum polisi yang membanting mahasiswa hingga mahasiswa tersebut kejang-kejang.

Peristiwa demo tersebut terjadi bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun Kabupaten Tangerang ke-389.

Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro mengatakan, tidak ada kekerasan dalam pengamanan itu dan mahasiswa tersebut masih sehat. Ia sudah dirawat di rumah sakit.

Laman: 12






Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.



VIDEO TERKINI