HOME // Jawa Timur // Kriminal

 

Gandakan Sertifikat Tanah Warga untuk Berutang, Kasun di Nganjuk Dilaporkan

  Rabu, 29 September 2021

Sertifikat Tanah, kepala dusun, Nganjuk

Nganjuk | Lenterainspiratif.id – AS seorang Kepala Dusun di Nganjuk dilaporkan ke polisi karena telah menggandakan sertifikat tanah untuk jaminan utang. Diketahui, pelapor yakni Moh Nurul Muhtadin, warga Desa Sonopatik, Kecamatan Brebek, Kabupaten Nganjuk.

“Hari Senin (27/9) kemarin kita ke Polres Nganjuk, karena saya kaget sertifikat SHM sawah keluarga saya disalahgunakan muncul dobel sertifikat dan dijaminkan utang,” ujar Nurul kepada wartawan di rumahnya, Rabu (29/9/2021).

Nurul mengatakan, Sertifikat Hak Milik (SHM) sawah itu adalah atas nama orang tuanya almarhum Samsuri. Ia kemudian ingin membalik nama dan pecah sertifikat atas nama dirinya dan kakak perempuannya dengan meminta bantuan Plt Sekretaris Desa Sonopatik.

Kemudian kakak Nurul telah memberikan uang Rp 3,6 juta lengkap beserta surat-surat tanda pembayaran pajak (SPPT). Namun hingga tahun 2014, pemecahan sertifikat tanah seluas 3.305 m2 itu tak kunjung rampung.

BACA JUGA :   Demi Komisi Lima Puluh Ribu, Pemuda di Nganjuk Nekat Jual Narkoba

“Jadi awalnya pengajuan pecah sertifikat sejak 2013 dan menunggu lama hingga tahun 2014 kok belum selesai. Akhirnya Pak Carik (kasun kala itu) menyatakan tidak sanggup lagi mengurus dan mengembalikan uang,” kata Nurul.

“Kita sudah mediasi di rumah Pak Kades dan terlapor berjanji segera menyelesaikan permasalahannya dengan pemberi utang,” terang Nurul.

Laman: 123






Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.



VIDEO TERKINI