HOME // Budaya // Jawa Timur // Wisata

 

DLH Kota Mojokerto Sebut Teks Proklamasi di Tugu Kaca Pengilon Alun-Alun Mojokerto Bukan Prasasti Sejarah

  Sabtu, 11 September 2021

Teks Proklamasi Tugu Kaca Pengilon Alun-Alun Mojokerto

Mojokerto | lenterainspiratif.id – Penghancuran Tugu Kaca Pengilon Alun-Alun Mojokerto dengan alat berat Excavator pada, Kamis (9/9/2021) sangat disayangkan oleh warga kota Mojokerto. Pasalnya, masyarakat menilai infrastruktur tersebut memiliki nilai historis tinggi, seperti teks proklamasi di tugu kaca pengilon. Kegundahan masyarakat kota Mojokerto akhirnya disikapi DLH Kota Mojokerto.

Tidak seperti yang disangkakan masyarakat, Kepala Dinas DLH Kota Mojokerto, Bambang Mujiono, menjelaskan bahwa teks proklamasi yang berada di tengah tugu alun-alun Kota Mojokerto tersebut bukanlah sebuah prasasti sejarah.

“Bukan dari marmer melainkan semen biasanya yang diadopsi dari bentuk aslinya saat penyerahan kedaulatan dan keamanan wilayah Kota Mojokerto, pada 5 September 1949 silam,” jelas bambang, Sabtu (11/9/2021).

Masih kata Bambang, ia juga menambahkan agar masyarakat Kota Mojokerto tidak perlu risau, pasalnya pembangunan tugu baru tetap memperhatikan representatif kemerdekaan RI Tahun 1945.

BACA JUGA :   Jujugkan Paling Asik Mojokerto Untuk COD

“Pembangunan tugu alun-alun tersebut melibatkan budayawan, unsur kemerdekaan tetap kita jaga,” tegasnya.
Dalam penggambaran Bambang, rencananya tugu baru tersebut akan dilengkapi kolam berbentuk Surya Majapahit diameter 17 meter dan juga tangga menyerupai umpak setinggi delapan meter yang menurutnya sebagai representatif hari Kemerdekaan. Pembangunan kolam Surya Majapahit termasuk pembuatan taman dan Lanscape akan dimasukkan dalam program rehabilitasi proyek Alun-alun di tahun 2022.

Laman: 1234






Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.



VIDEO TERKINI