HOME // Jawa Timur // Pendidikan

 

Wali Murid di Surabaya Keluhkan Wajib Bayar Seragam Rp 1,7 Juta

  Kamis, 9 September 2021

Wali Murid di Surabaya Keluhkan Wajib Bayar Seragam Rp 1,7 Juta

Surabaya | Lenterainspiratif.id  – Peraturan SMPN 29 Surabaya yang mewajibkan membeli seragam sekolah kepada peserta didik dikeluhkan oleh Retno Sulitijaningsih Nunuk (52) selaku wali murid.

Pasalnya Nunuk mengaku termasuk dalam Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) pun mencurahkan kesulitannya di DPRD Surabaya, Kamis (9/9/2021).

Biaya seragam yang mencapai Rp 1.730.000 terdiri dari setelan putih biru, batik celana putih, pramuka, serta baju olahraga dan beberapa atribut sekolah.

“Kita mau beli di luar juga nggak oleh (nggak boleh), katanya seragamnya ada cirinya sendiri,” ujar Nunuk saat wadul ke kantor DPRD Surabaya.

Kepada Sekretaris Fraksi PDIP Abdul Ghoni Mukhlas Ni’am, Nunuk mengatakan, bahwa ia per bulan hanya berpenghasilan Rp 800 ribu. Sedangkan cicilan seragam pernah bulan Rp 300 ribu. Apalagi ia merupakan seorang janda.

“Kerja rumah tangga, bersih-bersih rumah,” jelasnya

BACA JUGA :   Kremasi Jenazah COVID-19 3 Kali Dalam Sehari Membuat 1 Alat Pembakaran Rusak

“Diwajibkannya itu seperti ini, kalau ada yang bayar 300 juga bayar,” terangnya

Hal ini berbeda ketika anaknya masih duduk di bangku sekolah dasar. Nunuk pun akhirnya hanya bisa pasrah dan merayu anaknya agar mau mengenakan seragam lama saat menjalani pembelajaran tatap muka.

“Kalau SD-nya ini dapet seragam, sampai kelas enam itu, saya malah nggak pernah beli,” imbuhnya.

Laman: 12






Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.



VIDEO TERKINI