HOME // Jawa Timur // Kriminal

 

Cerita Tewasnya Kakak Beradik Dibunuh Mantan Karyawanya 

  Selasa, 7 September 2021

Cerita Tewasnya Kakak Beradik Dibunuh Mantan Karyawanya 

Sidoarjo | Lenterainspiratif.id  – Dira (20) dan Dea (12), warga Wedoro, Waru, Sidoarjo, ditemukan tak bernyawa di dalam sumur rumahnya, kakak beradik itu terlebih dahulu di bunuh baru dimasukkan ke dalam sumur oleh pelaku. Dira dan Dea merupakan anak dari pasangan Ismanto dan Riyanti, yang merupakan pengusaha warung kopi.

Sedangkan pelaku adalah Heru Erwanto (26), warga Ploso Klaten, Kediri. Heru yang saat ini bekerja sebagai sopir di rental mobil, sebelumnya merupakan karyawan di salah satu warung kopi milik orangtua korban.

Sakit hati karena cintanya ditolak oleh Dira, menjadi alasan Heru nekat menghabisi nyawa kakak adik itu. “Dari pengakuan pelaku dia nekat berbuat itu karena cintanya ditolak oleh Dira,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Kusumo Wahyu Bintoro kepada wartawa di Mapolresta Sidoarjo, Selasa (7/9/2021).

Peristiwa itu bermula saat pelaku datang ke rumah korban untuk berbicara sesuatu kepada Dira. Pelaku pertamakali ditemui oleh Dea, tak lama kemudian Dira yang baru saja keluar lalu masuk menemui pelaku.

BACA JUGA :   Gelapkan Voucher Hartono Elektronik Rp 4,4 Miliar, Terdakwa Divonis 3 Tahun 6 Bulan Penjara

Ditengah perbincangan, Dira dan pelaku terlibat cekcok. Pelaku kemudian memegang tangan korban, namun hal itu justru membuat korban berteriak, sehingga tersangka panik. Dalam kepanikannya, pelaku langsung membekap mulut Dira dan menariknya ke dalam rumah.

“Melihat hal tersebut korban Dea mengambil pisau di dapur untuk membantu kakaknya yang sedang dibekap oleh pelaku. Namun usaha korban Dea gagal. Bahkan oleh pelaku pisau dapur itu disayatkan ke leher korban Dea,” jelas Kusumo.

Dea yang panik melihat adiknya tergeletak bersimbah darah, berteriak histeris. Hal itu membuat pelaku yang panik langsung mencekik leher Dira hingga tewas.

Melihat kedua korban telah tewas, pelaku lalu menarik kedua tubuh korban ke dapur belakang rumah. Pelaku selanjutnya mengikat batu pada kaki Dea sebagai pemberat lalu memasukkan tubuh Dea ke dalam sumur. Terhadap mayat Dira yang masih mengenakan helm, pelaku langsung mengangkat dan memasukkan mayat Dira ke sumur.

BACA JUGA :   Mayat Bayi di Sidoarjo Ditemukan Mengambang di Sungai Hebohkan Warg

“Selanjutnya tersangka membersihkan darah korban dengan menyiramnya menggunakan air. Sisa darah dibersihkan menggunakan sarung bantal lalu kain bekas darah tersebut dibuang oleh tersangka ke dalam sumur,” terang Kusumo.

“Tersangka akan dijerat pasal 338 KUHP dan atau Pasal 365 Ayat 3 KUHP dan atau Pasal 351 Ayat 3 KUHP dan atau Pasal 80 Ayat 3 UURI No.35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UURI No.23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. Dengan ancaman masing-masing pasal 15 tahun penjara,” tandas Kusumo. ( fi )






Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.



VIDEO TERKINI