HOME // Jawa Timur // Kriminal

 

Fakta Baru, Kasus Jual Beli Jabatan Bupati Probolinggo dan Suaminya

  Selasa, 31 Agustus 2021

8 Orang Lainnya Dibawa ke Jakarta Dalam Kasus OTT KPK Bupati Probolinggo
Bupati Probolinggo

Jakarta |  lenterainspiratif.id – Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari bersama suaminya, Hasan Aminuddin yang juga anggota DPR RI dari fraksi Nasdem bersama 10 orang terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (30/8/2021).

Orang nomer satu di Probolinggo ini diamankan, lantaran diduga terlibat dalam kasus suap terkait jual beli jabatan di Pemerintah Kabupaten Probolinggo pada 2019. Selain Bupati dan suaminya, KPK juga mengamankan Camat Krejengan Doddy Kurniawan, Kepala Desa Karangren Sumarto dan Camat Kraksaan Ponirin.

Kemudian, Camat Banyuayar Imam Syafi’i, Camat Paiton Muhamad Ridwan, Camat Gading Hary Tjahjono, serta dua orang Ajudan bernama Pitra Jaya Kusuma dan Faisal Rahman.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan, OTT bermula dari laporan masyarakat pada 29 Agustus 2021 soal dugaan suap yang Doddy Kurniawan dan Sumarto kepada Hasan.

BACA JUGA :   KPK OTT di Kabupaten Probolinggo Sejumlah Orang Ditangkap

Sebelumnya, menurut Alex, Doddy dan Sumarto telah menyiapkan proposal usulan nama calon pejabat kepala desa serta menyepakati sejumlah uang untuk diserahkan kepada Hasan. Uang tersebut diduga merupakan suap terkait seleksi dan pembubuhan paraf sebagai tanda bukti persetujuan yang mewakili Puput selaku Bupati.

“Saat diamankan oleh Tim KPK, DK (Dody Kurniawan) dan SO (Sumarto) membawa uang sejumlah Rp 240 juta dan proposal usulan nama untuk menjadi pejabat kepala desa yang diduga berasal dari para ASN di Pemerintah Kabupaten Probolinggo yang menginginkan posisi kepala desa di beberapa wilayah,” ujar Alex, dalam konferensi pers, Selasa.

Laman: 123






Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.



VIDEO TERKINI