HOME // Jawa Timur // Wisata

 

Selama PPKM, PAD Sektor Wisata Pemkab Mojokerto Merosot Hingga Satu Miliar

  Rabu, 4 Agustus 2021

Selama PPKM, PAD Sektor Wisata Pemkab Mojokerto Merosot Hingga Satu Miliar
Foto : wana wisata padusan pacet

Lenterainspiratif.id  | Mojokerto – Wisata di Kabupaten Mojokerto ditutup selama penerapan PPKM Darurat dan PPKM Level 4.  membuat pemerintah kabupaten Mojokerto merugi mencapai Rp 1 miliar akibat tidak ada pemasukan pendapatan asli daerah (PAD) di sektor pariwisata.

Kepala Dinas Pemuda Olahrga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disparpora) Kabupaten Mojokerto, Amat Susilo mengaku kehilangan PAD sektor pariwisata Rp 1 miliar. Hal itu, dilihat dari sebelum-sebelumnya saat tempat wisata dibuka meskipun ada pembatasan pengunjung.

“Saat tempat wisata dibuka meskipun ada pembatasan pengunjung, PAD dalam satu bulan mencapai Rp 1 miliar lebih. Kalau tidak ada pembatasan mungkin lebnih dari itu,” ujarnya pada, Selasa (3/8/2021).

Masih kata Amat Susilo, Sejak diterapkannya kebijakan PPKM, pemasukan di sektor wisata tidak ada sama sekali. Padahal, pada bulan Juni, Juli dan Agustus merupakan waktu ramai-ramainya pengunjung karena bertepatan dengan hari libur sekolah.

BACA JUGA :   Protes PPKM Tahap 4 Dengan Mengibarkan Bendera Putih, Warga Ampel Ini Akhirnya Minta Maaf

Selain itu, meski tempat wisata ditutup, pihaknya tetap memberikan gaji atau upah para karyawan yang bekerja di 11 tempat wisata milik Pemkab Mojokerto.
“Para karyawan wisata yang ikut kita tetap kita bayarkan (upah),” ujar Amat.

Akan tetapi Amat belum bisa memastikan apakah para karyawan tempat wisata akan mendapatkan bantuan sosial (bansos), dampak dari PPKM untuk meringankan beban ekonomi.

Laman: 12






Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.



VIDEO TERKINI