HOME // Jawa Timur // Kriminal

 

Bikin Dan Pakai Sertifikat Vaksin Palsu, Ini Jeratan Hukumnya

  Sabtu, 17 Juli 2021

Bikin Dan Pakai Sertifikat Vaksin Palsu, Ini Jeratan Hukumnya
Jangan Main Main Dengan Membuat dan Pemakaian Sertifikat Vaksin Palsu, Ini Jeratan Hukumnya

Lenterainspiratif.id | Surabaya – Layaknya kartu identitas E-KTP atau kartu ATM. Seseorang dilarang keras untuk mencetak sendiri sertifikat vaksin apalagi memalsukan nya sebab akan dijerat pasal pemalsuan dokumen negara.

Belakang banyak beredar di media sosial soal jasa pembuat kartu atau sertifikat vaksin. Hal ini membuat masyarakat yang belum vaksin akhirnya dengan mudah mendapatkan kartu tersebut.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian menjelaskan, dalam pencetakan kartu vaksin memang mempermudah pemeriksaan karena tak perlu membuka ponsel pintar.

“Meski demikian jika membuka jasa percetakan, kami kepolisian meminta jangan mau memalsukan surat vaksin dan atau sertifikatnya. Karena akan kita kenai pasal KUHPidana pasal 266,” jelasnya, Sabtu 17 Juli 2021.

Barangsiapa menyuruh masukkan keterangan palsu dalam suatu akta otentik mengenai sesuatu hal yang kebenarnanya harus dinyatakan oleh akta itu, dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain pakai akta itu seolah-olah keteranganya sesuai dengan kebenaran, diancam, jika pemakaian itu dapat menimbulkan kerugian dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Diancam dengan pidana yang sama barangsiapa dengan sengaja memakai akta tersebut seolah-olah isinya sesuai dengan kebenaran, jika karena pemakaian tersebut dapat menimbulkan kerugian. Bunyi Pasal 266 KUHP tentang tindak pidana pemalsuan surat.

BACA JUGA :   Terungkap, Tarif Esek Esek Berkedok Warung Kopi Di gresik

Laman: 12






Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.




VIDEO TERKINI