HOME // Jawa Timur // Peristiwa

 

Saking Takutnya Sama Tes Swab Antigen,  48 Pasangan di Lamongan Batalkan Nikah

  Jumat, 16 Juli 2021

   Saking Takutnya Sama Tes Swab Antigen,  48 Pasangan di Lamongan Batalkan Nikah
ilustrasi

Lenterainspiratif.id | Lamongan – Kemenag Lamongan memberi syarat tes antigen bagi calon pengantin selama PPKM Darurat 3-20 Juli. Alhasil 48 dari 519 calon pengantin di Lamongan memilih untuk menunda pernikahan.

Hal tersebut sesuai dengan SE Dirjen Bimas Islam Kemenag nomor P-001/DJ.III/Hk.007/07/2021 tentang Juknis Layanan Nikah Pada KUA Kecamatan Masa PPKM Darurat.

Kasi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kemenag Lamongan Khoirul Anam mengatakan, syarat tersebut diberlakukan sebagai upaya untuk menekan penyebaran COVID-19 di Lamongan.

“Intinya Surat Edaran Dirjen Bimas Islam Kemenag RI yang mensyaratkan seperti itu, (tujuan) adalah untuk ikhtiar bersama untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19,” kata Khoirul Anam, Jumat (16/7/2021).

Diketahui ada sebanyak 519 pasangan yang mendaftarkan akad nikahnya sebelum diberlakukannya PPKM Darurat. Namun 48 diantaranya justru membatalkan pernikahan.

“Data sementara sampai hari ini ada 46 pasangan yang batal nikah. Swab antigen untuk calon pengantin putra putri, wali nikah dan saksi. Totalnya ada 5 yaitu pasangan pengantin 2, wali nikah 1 dan saksi nikah 2,” ujar Anam.

BACA JUGA :   LP2B Makin Terancam, PMII Minta Dewan Ambil Kebijakan 

Sesuai SE tersebut, terang Anam, selama PPKM Darurat berlangsung, seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) tidak melayani pendaftaran nikah. Masa peniadaan layanan pendaftaran nikah tersebut masih bisa kembali berubah, jika pemerintah memutuskan untuk memperpanjang PPKM Darurat.

Laman: 12






Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.




VIDEO TERKINI