HOME // Jawa Timur // Kriminal // Peristiwa

 

Tangani Kasus Dugaan LKS Ber-ISBN Palsu Polres Mojokerto Dianggap Mengkaburkan Laporan

  Selasa, 13 Juli 2021

Tangani Kasus Dugaan LKS Ber-ISBN Palsu Dianggap Mengkaburkan Laporan
Hadi Purwanto saat menunjukan surat pengembangan kasus dari kepolisian

lenterainspiratif.id |  Mojokerto – Penanganan Kasus laporan dugaan jual beli Lembar Kerja Siswa (LKS) SD yang diduga memakai ISBN palsu, Polres Mojokerto Dianggap Telah Mengkaburkan Dari Kasus Pidana menjadi kasus ranah pribadi.

Hadi merupakan wali murid asal SDN Pohkecik, Kecamatan Dlanggu, Mojokerto mengaku sebagai korban dari peredaran buku LKS yang diterbitkan oleh CV. DEWI PUSTAKA yang diduga memakai kode ISBN palsu, mengaku geram dengan kinerja polisi. Ia menduga, ada unsur ketidakprofesionalan polisi dalam membongkar kasus ini.

“Ini ada apa di kepolisian. Laporan sudah masuk 140 hari lalu tapi tidak ada progres apa pun. Harusnya, sudah jelas ada dua alat bukti yakni LKS dan kode ISBN palsu ini sudah bisa adanya tersangka,” jelasnya, Selasa (13/7/2021).

Hadi Purwanto menjelaskan bahwa kasus perdagangan buku yang diduga hasil bajakan yang dilakukan oleh Akhiyat salah satu anggota Dewan kabupaten Mojokerto ini telah beredar hampir di semua SD di Mojokerto.

BACA JUGA :   Jadi Tersangka Kasus Korupsi, Mantan Kadispertan Kabupaten Mojokerto Lama Tak Ditahan Ini Alasanya

“Kalau ilegal terus diedarkan jelas melanggar aturan hukum, sedangkan LKS ini sudah beredar hampir di seluruh Mojokerto bahkan luar Jawa,” imbuhnya.

Menurutnya, polisi seakan-akan mengkaburkan laporannya yang masuk kepada ranah pribadi. Padahal, lanjut Hadi, jika dilihat dugaan pidana yang dalam kasus tersebut sudah terang benderang.

Laman: 123






Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.




VIDEO TERKINI