HOME // Daerah // Jawa Timur

 

Draft Raperda PPLH Dinilai Dari Hasil Copy-Paste, Tim Ahli Di Hadiahi Kritikan Pedas

  Rabu, 30 Juni 2021

Draft Raperda PPLH Dinilai Dari Hasil Copy-Paste, Tim Ahli Di Hadiahi Kritikan Pedas
Public Hearing

lenterainspiratif.id | Mojokerto – Draft Raperda Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) yang baru diselesaikan oleh tim ahli (TA) mendapatkan kritikan oleh peserta Public Hearing, Selasa (29/6/2021). Tidak hanya itu, beberapa peserta Public Hearing menilai Draft RPPLH tersebut terkesan copy-paste UU No 32 Tahun 2009.

Dalam Public Hearing yang dilaksanakan di Kantor DPRD Kabupaten Mojokerto melibatkan DLH, Satpol PP, PCNU, PP Muhammadiyah, PMII, PSPLM dan beberapa kepala desa di wilayah Kabupaten Mojokerto.

Sekretaris PMII Mojokerto, Dwi Yuliyanto menyampaikan, Draft Raperda PPLH yang disusun oleh DPRD Mojokerto masih jauh dari kata sempurna bahkan terlihat hanya Copy-Paste UU PPLH, faktanya Draft Raperda Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup sama sama persis dengan UU No 32 Tahun 2009.

“Seperti di Pasal 57, bunyinya masih NKRI bukan wilayah Mojokerto. Ini menunjukkan bahwa Draft ini copy-paste dengan UU no 32 dan masih belum disesuaikan dengan wilayah kabupaten Mojokerto” ucapnya.

BACA JUGA :   Bupati Mojokerto, Ikfina Fatmawati Beri Catatan Penting 3 Raperda Usulan

Selain itu, PMII juga belum bisa menyampaikan tanggapan secara maksimal dan meminta dewan untuk memberikan waktu demi membedah draft Raperda tersebut, mengingat pentingnya RPPLH dalam melindungi lingkungan di wilayah Mojokerto.

“Draft (RPPLH) baru kami terima sekitar habis Maghrib, tentunya kami belum sempat mempelajari secara penuh, karenanya kami minta dewan memberi kami waktu sekitar dua Minggu,” ujarnya.

Laman: 12






Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.




VIDEO TERKINI