HOME // Jawa Timur // Kriminal

 

Santri di Ponorogo Yang Tewas, Ternyata Alami Luka Memar Di Kepala

  Jumat, 25 Juni 2021

Santri di Ponorogo Yang Tewas, Ternyata Alami Luka Memar Di Kepala
Ruang jenazah RSUD dr Harjono Ponorogo

Lenterainspiratif.id | Ponorogo – Kasus pengeroyokan terjadi di sebuah Ponpes di Ponorogo hingga menyebabkan nyawa korban melayang.

Santri yang menjadi korban pengeroyokan adalah M (15) asal Palembang. Sementara pelaku adalah MN (18), YA (15), AMR (15), dan AM (15). Mereka merupakan santri salah satu pondok pesantren di Kecamatan Jambon, Ponorogo.

Dokter Forensik RS Bhayangkara Kediri dr Tutik Purwanti menyebut, bahwa tubuh korban mengalami luka memar seperti di area kepala, lengan, tangan, dan wajah.

“Pemeriksaan dalam ada pendarahan dari rongga kepala sampai ke otaknya,” tutur Tutik kepada wartawan saat ditemui di ruang jenazah RSUD dr Harjono Ponorogo, Kamis (24/6/2021).

Tutik juga menambahkan, karena pendarahan tersebut yang kemudian membuat santri mengalami gangguan pernapasan sehingga nyawanya tak tertolong.

“Banyak luka di wajah dan kepala, pemicu pendarahan akibat pemukulan di kepala,” tegas Tutik.

BACA JUGA :   Viral, Vidio Joget Dalam Pisah Sambut Kapolsek Gondang Tulungagung

Korban meninggal menurut Tutik tidak ditemukan penyakit dalam ataupun kelainan pada organ tubuhnya.

“Luka memar karena kekerasan benda tumpul. Banyak luka memar di bagian atas, lengan, dada, leher dan kepala, tidak ada kekerasan tajam,” imbuh Tutik.

Saat ini keempat pelaku sudah diamankan polisi. Kasus ini sudah ditangani Kanit PPA Satreskrim Polres Ponorogo Ipda Gestik Ayudha Ningrum.

Laman: 12






Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.




VIDEO TERKINI