HOME // Jawa Timur // Peristiwa

 

Meski Putusan MA Dinilai Janggal, Tanah Sumai Tetap Dieksekusi

  Kamis, 24 Juni 2021

Meski Putusan MA Dinilai Janggal, Tanah Sumai Tetap Dieksekusi
Sumai saat menunjukan sertifikat saat proses eksekusi lahan

Lenterainspiratif.id | Mojokerto – Putusan Mahkamah Agung (MA) atas sengketa lahan di Dusun Gedang Desa Modopuro Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto dinilai janggal. Pasalnya, putusan yang memenangkan Wuliyono atas tanah bangunan seluas 902 meter persegi tersebut berdasarkan alat bukti Leter C. Padahal tanah tersebut sudat terbit sertifikat atas nama Ngadi sejak tahun 2004 lalu.

Janggalnya putusan itu lantaran dalam Leter C tidak tercantum luas tanah, sehingga pemilik sertifikat mempertanyakan putusan MA tersebut. Selain itu, Sumai yang merupakan ahli waris menduga ada permainan mafia peradilan di Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto.

“Saat sidang, saksi yang dihadirkan oleh tergugat bukan orang yang mengetahui kronologi dan tidak ada hubungan dengan riwayat tanah itu. Tapi anehnya oleh hakim pernyataan saksi-saksi itu diterima,” kata Sumai, Kamis (24/6/2021).

Tak hanya itu menurut Sumai kejanggalan lainya, saat persidangan Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang merupakan institusi penerbit sertifikat tidak hadir. Bahkan, oleh hakim, BPN tidak pernah dipanggil untuk menjadi saksi.

BACA JUGA :   Diduga Sungai Tercemar Limbah, Jadi Sebab Buaya Di Kali Sadar Muncul

“Ada dugaan permainan mafia tanah. Kita mencari keadilan. Semua orang desa sudah tahu kalau itu bukan tanah mereka. Aparatur desa sudah tahu kronologinya tapi anehnya diam saja,” tuturnya.

Laman: 123






Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.




VIDEO TERKINI