HOME // Jawa Timur // Kriminal

 

Jadi Korban Jual Beli LKS, Ketua LBH Barracuda Akan Laporkan Dewan Hanura Ke Kejaksaan Hingga Polda Jatim

  Jumat, 18 Juni 2021

Jadi Korban Jual Beli LKS, Ketua LBH Barracuda Akan Laporkan Dewan Hanura Ke Kejaksaan Hingga Polda Jatim
Hadi Purwanto Ketua LBH Barracuda saat menunjukan a

lenterainspiratif.id | Mojokerto – Polemik jual beli jual beli buku LKS di lembaga pendidikan kabupaten Mojokerto yang di lakukan oleh oknum Anggota DPRD kabupaten Mojokerto Fraksi Hanura terus bergulir, pasalnya selain Melapor ke Polres Mojokerto dengan bukti sudah sangat berlimpah, DPRD Kabupaten Mojokerto ia juga akan melaporkan kasus tersebut ke KAPOLRI, Kejaksaan Mojokerto, Kejati juga Ke Polda Jatim.

Hadi Purwanto salah satu wali murid yang juga Ketua LBH Barracuda diduga korban kasus jual beli LKS menjelaskan bahwa pihaknya sudah melaporkan kasus tersebut ke Polres Mojokerto sejak 10 maret 2021 yang lalu dengan no surat 023/HPDUMAS/III/2021 dengan dugaan tindak pidana buku teks bahasa jawa kelas 6 semester ganjil tahun ajaran 2020-2021 merk dagang new fokus dengan penerbit CV Dewi Pustaka.

” Sudah sejak 10 maret yang lalu kami melaporkan kasus ini ke Polres Mojokerto, sempat kita dipertemukan dengan bapak dewan untuk di mediasi, namun saya melihat bahwa ini menyangkut masa depan generasi muda ke depan. saya harap dalam dunia pendidikan tidak main main” jelas Hadi Kamis (16/6/2021)

BACA JUGA :   Mayat Pria Dengan Pergelangan Tangan Terputus Hebohkan Warga

Lebih lanjut hadi juga menjelaskan bahwa dalam buku tersebut ada perbedaan penulis pada buku pendamping materi bahasa jawa dengan jika di pencarian di ISBN no 978-602-5622-91-5 penerbit CV Dewi Pustaka dengan penulis supardi, penyunting, editor oleh tim New Fokus akan tetapi pada buku yang dijual oleh salah satu anggota dewan berbeda yakni penulis menjadi Djuwadi, Spd dengan merk dagang New fokus sementara penerbit CV. Dewi Pustaka, dan isi bukunya sama.

Laman: 12345






Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.




VIDEO TERKINI