HOME // Jawa Timur // Kriminal

 

Jadi Preman Di NIP Ngoro Hasilkan 12 Juta Perbulan, Kini Berakhir Di Jeruji Besi

  Selasa, 15 Juni 2021

Jadi Preman Di NIP Ngoro Hasilkan 12 Juta Perbulan, Kini Berakhir Di Jeruji Besi
polisi saat menunjukan sejumlah barang bukti

Lenterainspiratif.id | Mojokerto – Sejumlah oknum pungli atau pereman yang biasa memalak para sopir di kawasan Ngoro Industri Persada (NIP), Kabupaten Mojokerto, berhasil diamankan polisi. Salah satunya yakni Khoirul Basori (33), preman asal Desa Lolawang, Ngoro, Mojokerto, yang biasa menjalankan aksinya di PT Indoworld, kawasan NIP, Desa/Kecamatan Ngoro, berhasil diringkus pada Jum’at (11/6) sekitar pukul 19.00 WIB.

“Tersangka melakukan pungli terhadap setiap sopir truk yang antre bongkar barang di perusahaan tersebut sebesar Rp 10.000,” kata Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander saat jumpa pers di Mapolres Mojokerto, Jalan Gajah Mada, Kecamatan Mojosari, Senin (14/6/2021).

Dari tangan Khoirul polisi menyita sejumlah barang bukti berupa uang hasil memalak Rp 680.000, 13 bendel karcis parkir dan 1 bendel kwitansi. Tersangka mengaku beroperasi sejak tahun 2013 silam.

“Tersangka mengaku menghasilkan uang Rp 12 juta dalam satu bulan,” terangnya.

BACA JUGA :   Sumber Biru Wisata Jombang Pas Untuk Bersantai

Tidak hanya itu, polisi juga menghentikan premanisme pada proyek pembangunan PT Hanoman Tempo di kawasan NIP, Desa Lolawang, Ngoro, Mojokerto, Minggu (13/6) sekitar pukul 18.30 WIB. Petugas meringkus 4 preman yang beroperasi di lokasi tersebut.

Mereka adalah A Andrianto (30), Heri K (32) dan Suhut (57), ketiganya warga Desa Lolawang, serta Sudarmawan (37), warga Desa Kutogirang, Ngoro. Keempat tersangka selama ini sudah mendapatkan uang jasa pengamanan proyek Rp 3 juta per bulan dari PT Murinda, pelaksana proyek.

Laman: 12






Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.




VIDEO TERKINI