HOME // Jawa Timur // Kriminal

 

Terungkap Motif Warga Mojokerto Bikin Bisnis Lendir Di Tunggorono

  Senin, 14 Juni 2021

Terungkap Motif Warga Mojokerto Bikin Bisnis Lendir Di Tunggorono
Pelaku saat diamankan petuga

Lenterainspiratif.id | Jombang – Anis (31), pengelola bisnis Lendir berkedok warung kopi (warkop) di bekas lokalisasi di Tunggorono, Dusun Tunggul, Desa Tunggorono, Jombang, mengaku menjalankan bisnis haram itu untuk membayar hutang dan menafkahi anak angkatnya.

Dalam menjalankan bisnis esek-esek itu Anis menawarkan layanan kencan kepada para pengunjung warkopnya, jika pengunjung berminat maka ia langsung menyediakan kamar di rumah kontrakannya itu.

“Saya tidak merekrut (pekerja seks komersial/PSK), mereka datang sendiri ke rumah,” kata Anis kepada wartawan di kantor Satreskrim Polres Jombang, Jalan KH Wahid Hasyim, Senin (14/6/2021).

Wanita lajang asal Kecamatan Kemlagi, Mojokerto ini mempunyai anak buah 3 PSK. Usia mereka tergolong masih muda. Para wanita malam dari Kediri dan Nganjuk itu berusia 23-30 tahun.

Untuk tarif kencannya sendiri Anis mematok harga Rp 150 ribu per satu jamnya. Dari tiga PSK tersebut ia dapat meraup untuk Rp 250 ribu.

BACA JUGA :   BKD PP Jombang Gelar Pelatihan Pengadaan Barang dan Jasa

“Saya dapat Rp 25 ribu, tidak pakai sewa kamar,” terangnya.

Ia menjelaskan, penghasilan dari bisnis haram ini untuk berbagai keperluan pribadinya. Mulai dari kebutuhan hidup di Jombang, mengangsur utang, membayar uang sewa rumah Rp 1 juta per bulan, hingga menafkahi anak angkatnya yang kini berusia 1,5 tahun.

Laman: 12






Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.




VIDEO TERKINI