HOME // Kriminal // Maluku Utara

 

LMND Tikep Bersama Masyarakat Bobo Sesali Putusan Dari Pengadilan

  Minggu, 2 Mei 2021

LMND Tikep Bersama Masyarakat Bobo Sesali Sikap Putusan Dari Pengadilan
LMND Tikep Bersama Masyarakat Bobo Sesali Sikap Putusan Dari Pengadilan

Lenterainspiratif.id | Tikep – Eksekutif Kota Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (EK-LMND) Tidore bersama Masyarakat Bobo merasa tercoreng nama baik mereka atas tuduhan dan keputusan Pengadilan terkait kasus salah satu anggota DPRD Tikep, Dapil II Abdul Jalal Maradjabessy yang di nilai tertangkap tangan membawa Minuman Keras (Miras).

“Kami dari masyarakat bobo khususnya, sangat sesali dengan keputusan pengadilan terkait kasus anggota dewan yang tertangkap tangan membawa miras. Kami merasa putusan pengadilan sangat Mencoreng nama baik kami kelurahan bobo khususnya, dan sangat menyudutkan kami,” ucap Alifan Kene, Perwakilan Tokoh Pemuda Kelurahan Bobo, saat di konfirmasi awak media, Minggu (02/05/2022).

Masalahnya kata Alifan, dari 4 orang itu berasal dari kelurahan bobo, kereka ini anak buahnya Gion alias anggota DPRD Komisi II ini. “Kami sangat merasa tercoreng karena dalam bulan puasa di putuskan sebagai kasus membawa miras, sementara kota tidore ini di jadikan kota santri,” ujarnya.

BACA JUGA :   Tolak RUU Omnibus Law, LMND Dan API Kartini Kepung Kantor DPRD Ternate

Sedangkan lanjut di katakan, dalam perjalanan mereka dari tidore ke daratan halmahera itu secara bersama, mana mungkin Gion tidak tahu persoalan asal muasal Miras tersebut.

“Saya berharap penegak hukum lebih jelih melihat persoalan ini, jangan sampai keputusan seperti ini justru melemahkan Perda sebagai dasar hukum yang menunjang pengembangan kota santri di tidore,” harapnya.

Sementara, Ketua LMND Tidore, Julfikar Hasan menyampaikan dari hasil putusan pengadilan sangat memberatkan, menurutnya seharusnya ada panggilan dulu dengan yang bersangkutan dalam hal ini Dewan Penghormatan DPRD Tidore agar di berikan Sansi sesuai atauran yang berlaku.

“Berdasarkan Hasil keputusan pengadilan yang memberi hukuman wajib lapor kepada yang bersangkutan (Gion) dalam hal Badan kehormatan DPRD tidore seharusnya memanggil Anggota Dewan ini agar di beri sangsi sesuai aturan,” terangnya.

“Karena yang bersangkutan jelas telah melakukan pelanggaran, Wajib Lapor selama dua bulan itu sudah membuktikan yang bersangkutan bersalah secara hukum,” sebutnya. (Toks).

BACA JUGA :   EK-LMND Bedah Persoalan Buruh Dan Pendidikan Di Mata Negara 

<< Kembali | Selanjutnya >>






Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.




VIDEO TERKINI