HOME // Jawa Timur // Peristiwa

 

Pemilik Koper Misterius Dikira Bom Di Mojokerto, Akhirnya Terungkap

  Kamis, 8 April 2021

Pemilik Koper Misterius Dikira Bom Di Mojokerto, Akhirnya Terungkap
koper yang mebuat geger warga mojokerto

lenterainspiratif.id | Mojokerto – Setelah membuat panik dan geger warga, kini pemilik koper misterius di Mojokerto terungkap. Ia adalah seorang mahasiswa asal Banyuwangi.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo mengatakan, setelah Tim Jihandak Gegana Satbrimob Polda Jatim selesai memeriksa koper misterius di teras Salon Safira, di Mojokerto. Lantas seorang laki-laki yang diketahui pemilik koper itu datang. Pemilik koper diamankan pada Selasa (6/4) sekitar pukul 20.00 WIB.

“Menurut keterangan para saksi, ciri-ciri penitip koper itu sama seperti yang kami temukan. Setelah kami tanyai ternyata benar ia adalah pemilik koper tersebut. Selanjutnya ia kami bawa ke kantor untuk keterangan lebih lanjut,” kata Andaru kepada wartawan di kantor Satreskrim Polres Mojokerto, Jalan Gajah Mada, Kecamatan Mojosari, Rabu (7/4/2021).

Pemilik koper warna silver tersebut yaitu Faris Abdullah (24), warga Desa Kebalenan, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi. Dia berstatus mahasiswa. Faris mengenyam pendidikan SMA di Kecamatan Pacet Mojokerto hingga tahun 2016.

BACA JUGA :   Ibu Dianiaya Anak Kandung Bola Matanya Rusak Permanen

“Awalnya ia ingin ketemu gurunya di Mojokerto, tapi sebelum itu ia ingin bertemu dengan teman sekolahnya dulu. Lantaran ia terlalu banyak membawa barang yakni tas dan koper, maka ia titipkan koper itu di sebuah salon,” terang Andaru.

Koper yang semula di kira bom itu ternyata berisi perlengkapan pribadi dan tidak ada barang berbahaya

“Isinya yaiitu sepasang sepatu kulit warna hitam, 1 botol minyak zaitun, 1 kotak teh bunga, 1 botol dan 1 bungkus vitamin, sebuah peci warna hitam dibungkus plastik yang juga berisi 9 sachet dan tiga kaleng kecil minuman, dua baterai kamera, dua timbangan koper, 6 baju dan 3 celana, sepasang kaus kaki, serta selembar sorban putih,” papar An dari.

Diketahui awalnya koper itu di titipkan seorang pria tak dikenal di warung gado-gado milik Safira Fatmawati (18) di Jalan Brawijaya, Dusun Ketok, Desa Tunggalpager pada Selasa (6/4) siang. Warung gado-gado itu berada di seberang jalan kantor Kecamatan Pungging.

BACA JUGA :   Jadi TNI Gadungan Dan Tipu Janda, Pria Asal Malang diciduk

Safira mengaku dirinya sempat memindahkan koper berwarna silver itu ke teras. Karena tak kunjung diambil ia segera melapor ke RT setempat karena takut isi koper tersebut adalah bom atau narkoba.

Pemerintah desa setempat melanjutkan laporan Safira ke Polres Mojokerto. Polisi langsung datang mengamankan lokasi dengan memasang garis polisi dan melakukan penjagaan ketat. Setelah diperiksa oleh petugas ternyata isi koper tersebut bukan bahan peledak atau barang berbahaya. ( dan )

<< Kembali | Selanjutnya >>






Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.




VIDEO TERKINI