HOME // Jawa Timur // Kriminal // Peristiwa

 

Ibu Dianiaya Anak Kandung Bola Matanya Rusak Permanen

  Sabtu, 3 April 2021

Ibu Yang Dianiaya Anak Kadung, Kini Matanya Akan Diambil Karena Rusak
Kondisi ibu yang dianiaya anak kandung saat mendapat perawatan

Lenterainspiratif.id | Mojokerto – Ibu yang menjadi Korban penganiayaan yang dilakukan anak kandung kepada kedua orang tua dan adiknya di Mojokerto dipastikan cacat permanen, pasalnya mata sebelah kanan ibu tiga anak itu harus diambil karena rusak setelah dipalu tersangka. Sebelumnya Ayah pelaku harus menjalani operasi batok kepala.

Pelaku perbuatan keji dan sadis itu Danang Marco Pambudi (18), pemuda putus sekolah diketahui sering bergaul dengan komunitas punk jalanan ini memukuli bapak, ibu dan adik kandungnya dengan palu di rumahnya, Dusun Ngumpak, Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto pada Rabu (31/3) sekitar pukul 01.30 WIB. Para korban adalah Sugianto (51), Tatik Kuswatun (48) dan Dayung Rahmad Adi Santoso (8).

Akibat aksi keji Danang, Sugianto menderita 5 luka di kepala belakang hingga kondisinya kritis. Dayung juga kritis karena dua luka pada kepala sebelah kanan. Sedangkan Tatik menderita luka di mata kanan dan kening.

BACA JUGA :   PDP Covid 19 Asal Jakarta Meninggal di RS Gatoel Kota Mojokerto

Ketiganya dirawat di RS Sido Waras, Kecamatan Bangsal, Mojokerto. Namun hari ini, Tatik dirujuk ke RSU Dr Soetomo, Surabaya untuk menjalani operasi. Ibu tiga anak itu harus kehilangan mata sebelah kanan.

“Korban ibu dirujuk ke rumah sakit di Surabaya untuk mengeluarkan matanya. Karena matanya tidak bisa diselamatkan sehingga harus dioperasi,” kata Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander kepada wartawan di RS Sido Waras, Sabtu (3/4/2021).

Bersama Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo, Wakapolres Kompol David Prasojo dan Kapolsek Bangsal AKP Suwiji, Dony menjenguk korban Dayung. Bocah 8 tahun itu masih dirawat di ruangan Hayam Wuruk, RS Sido Waras. Polisi menghibur sekaligus memberinya bingkisan.

“Adik (Dayung) kondisinya membaik. Korban Bapak (Sugianto) dalam kondisi membaik, tapi belum sadar total, ventilantor sudah dilepas,” terangnya.

Saat ini, Danang ditahan di Rutan Polres Mojokerto. Anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Sugianto dan Tatik itu dipastikan dalam kondisi sehat dan normal. Tersangka tercatat sebagai residivis kasus pencabulan anak. Remaja putus sekolah ini tidak bekerja, tapi bergaul dengan anak punk.

BACA JUGA :   Cegah Virus Corona, Ning Ita Ajak Warga Mojokerto Raya Cuci Tangan Dengan Benar

“Sampai saat ini tersangka dalam kondisi sehat dan sadar sehingga belum perlu dilakukan pemeriksaan kejiwaan. Kami akan berkoordinasi dengan akademisi terkait femomena ini kenapa bisa dilakukan anak kandung. Supaya bisa menjadi masukan bagi kami sehingga kami lebih peduli dengan anak-anak yang masuk kelompok-kelompok tertentu,” cetusnya.

Sementara itu, Dokter IGD RS Sido Waras dr Dian Febri membenarkan Tatik telah dirujuk ke RSU Dr Soetomo. Ibu tiga anak itu menjalani operasi pengangkatan bola mata sebelah kanan.

“Ibunya kami rujuk ke RSU Dr Soetomo karena membutuhkan operasi besar yaitu pengangkatan bola mata. Karena bola mata kanannya sudah lepas,” ungkapnya.

Sugianto masih dirawat di ruang ICU RS Sido Waras. Menurut dr Dian, kondisi korban mulai membaik. Sedangkan Dayung masih mengalami trauma.

“Sang adik (Dayung) sudah kami pindahkan ke ruangan biasa dari ICU, sudah bisa berkomunikasi dengan baik. Dia trauma karena masih takut bertemu orang luar,” tandasnya.

BACA JUGA :   Walikota Mojokerto Lirik PDRB di Kabupaten-Kota Provinsi Papua Barat

Seperti diberitakan, Danang tega menganiaya bapak, ibu dan adik kandungnya memakai palu hanya gara-gara merasa dibenci. Dia mengaku sejak kecil kerap dibanding-bandingkan oleh orang tuanya dengan anak tetangga. Tersangka juga cemburu dengan adik kandungnya yang lebih disayang bapak dan ibunya. (Dan)

<< Kembali | Selanjutnya >>






Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.




VIDEO TERKINI