HOME // Jawa Timur // Wisata

 

Pegunungan Puncak Watu Jengger Tepat Bagi Pendaki Amatir

  Minggu, 28 Maret 2021

Pegunungan Puncak Watu Jengger Tepat Bagi Pendaki Amatir
Pegunungan Puncak Watu Jengger

lenterainspiratif.id | Mojokerto – Destinasi wisata Puncak Watu Jengger, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, bisa menjadi alternatif pilihan pendaki amatir untuk mendaki gunung. Wisatawan dapat beraktivitas outdoor maupun mendirikan tenda sembari menikmati panorama alam di ketinggian 1.100 meter dari permukaan laut (Mdpl).

Puncak Watu Jengger dikelilingi hutan vegetasi yang masih asri. Lokasi puncak Watu Jengger berada di tengah dataran tinggi kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) R Soeryo, sehingga di sekitarnya selalu dinaungi kabut putih.
Kondisi jalur menuju ke Puncak Jengger cukup landai, tidak terlalu ekstrim. Jalur pendakian berupa tanah bercampur bebatuan hingga menuju puncak.

Estimasi perjalanan sekitar 1,5 jam dari pos pendakian hingga menuju puncak tergantung dari kemampuannya individu masing-masing. Wisatawan bisa melalui jalur via Desa Lebak Jabung, Kecamatan Jatirejo. Jalan aspal masuk ke lokasi cukup bagus sekitar enam kilometer. Nantinya akan melewati rimbunnya hutan di sekitar desa setempat.

BACA JUGA :   Dibalik Mitos Watu Blorok Di Hutan Dawar Blandong Mojokerto

Sesampainya di batas desa terakhir kawasan hutan pengunjung bisa menitipkan kendaraannya di kawasan pos pendakian. Selanjutnya, berjalan kaki menuju ke jalur pendakian. Banyaknya papan petunjuk di jalur pendakian hingga ke puncak Jengger memudahkan pendaki atau wisatawan agar tidak tersesat.

Apalagi, ketika di perjalanan banyak warung-warung penduduk yang menyediakan makanan dan minuman.
Ada dua akses menuju pendakian puncak Watu Jengger dari Desa Rejosari dan Desa Nawangan Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Via jalur pendakian Nawangan cukup landai, perjalanan mulai pos pendakian hingga menuju kawasan B9 atau camp 3 diperkirakan menghabiskan waktu sekitar satu jam.

Di kawasan B9 atau Bukit Mujung sekitar 900 mdpl cukup luas bisa menampung belasan tenda. Dari lokasi tersebut semakin dekat menuju puncak diperkirakan estimasi perjalanan sekitar 30 menit.

Paling ramai wisatawan didominasi anak sekolah yang menghabiskan waktu liburannya di akhir pekan. Biaya masuknya ke pos pendakian cukup murah, Rp 10.000 dan biaya parkir kendaraan 5 ribu rupiah untuk sepeda motor, 10 ribu untuk mobil.

BACA JUGA :   Bernah de Vallei, Pemandian Lembah Pinus Pacet Jadi Wisata Alam Paling Keren Untuk Dikunjungi

Rizal Zakaria salah satu pengunjung sudah 4 kali berkunjung di tempat wisata ini bahkan selalu mendaki hingga di puncak Watu Jengger.

“Pemandangannya bagus apalagi jalurnya panjang jadi cukup menantang,” ujarnya.

Dia mengatakan di kawasan wisata Puncak Watu Jengger ia bersama teman-teman bisa mendirikan tenda untuk santai dan menikmatinya pemandangan alam.

“Di area wisata ini kondisi hutan masih asri benar-benar masih terawat baik, nyanam untuk bersantai,” ucapnya.
Dedy petugas pos pendakian menjelaskan pendaki ke Puncak Watu Jengger paling banyak pada akhir pekan seperti Sabtu malam Minggu atau saat liburan. Pada saat hari reguler pengunjung mencapai 100 orang.

“Pengunjung bisa dua kali lipat saat masa liburan dan akhir pekan. Selalu ada banyak yang camp di atas puncak Watu Jengger,” jelasnya. ( ainul yaqin )

<< Kembali | Selanjutnya >>






Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.




VIDEO TERKINI