HOME // Jawa Timur // Kriminal // Peristiwa

 

Penangkapan Komplotan Pencuri di Probolinggo Diwarnai Suara Tembakan

  Rabu, 24 Maret 2021

Penangkapan Komplotan Pencuri di Probolinggo Diwarnai Suara Tembakan
Penangkapan kawanan pencuri

lenterainspiratif.id | Probolinggo – Kawanan
pencuri pikap di exit Tol Leces, Kabupaten Probolinggo berusaha diamankan polisi. Upaya penangkapan tersebut diwarnai suara tembakan.

Tim gabungan terdiri dari Reskrim Polres Malang, Pasuruan Kota dan Polsek Leces. Penangkapan terjadi pada Selasa (23/3) dini hari.

“Ada info dari anggota Reskrim Polres Pasuruan Kota dan Polres Malang, mengejar kawanan pelaku pencurian mobil pikap L 300 mengendarai mobil warna putih Nopol N 1721 FQ, untuk dicegat dan dilakukan penutupan di exit Tol Leces. Kita bersama anggota Polsek Leces yang piket, langsung melakukan pengadangan, dan berhasil amankan 3 pelaku,” ujar Kanit Reskrim Polsek Leces Bripka Eko Aprianto saat dikonfirmasi, Rabu (24/3/2021).

Para pelaku menggunakan mobil Honda Mobilio warna putih bernopol N 1721 FQ. Usai dilakukan pengadangan di exit Tol Leces, para pelaku tidak mau keluar dari mobil.Akhirnya petugas meletuskan suara tembakan hingga berkali-kali.

BACA JUGA :   Pemuda Nekat Bacok Janda Selingkuhan Ayahnya Bikin Gempar

Pencurian pikap itu mereka lakukan pada Senin (22/3) sekitar pukul 04.30 WIB. Pikap Mitsubishi L 300 dengan nopol N 9642 WD itu milik Bambang Suharyono (53), warga Penulupan, Desa Parasrejo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan. Pikap tersebut diparkir di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Randusari, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan. Kerugian yang dialami korban diperkirakan sebesar Rp 179 juta.

Setelah itu, ketiga pelaku pencurian dibawa ke Mapolres Pasuruan Kota guna penyelidikan lebih lanjut. Dari 3 pelaku pencurian, petugas mengamankan satu mobil Honda Mobilio, kunci T, kunci mobil pikap, plat nomor palsu dan dompet, serta jimat milik pelaku.

“Tiga pelaku merupakan jaringan spesialis pencuri kendaraan khusus mobil pikap dan truk. Sepertinya banyak TKP lain. Seperti di Pasuruan dan Malang,” jelasnya. ( suf )

<< Kembali | Selanjutnya >>






Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.




VIDEO TERKINI