HOME // Budaya // Jawa Timur // Wisata

 

Keindahan Petung Sewu Mojokerto Wisata Spot Foto Kekinian

  Minggu, 7 Februari 2021

Keindahan Petung Sewu Mojokerto Wisata Spot Foto Kekinian
Wisata Panorama Petung Sewu

Lenterainspiratif.id | Mojokerto – Wisata Panorama Petung Sewu atau biasa disebut dengan WPPS terletak di kawasan Taman Hutan Raya Raden Soerjo di wilayah Gunung Arjuno. Wisata yang menyajikan berbagai spot foto ini masih masuk dalam Kecamatan Pacet, Mojokerto. Untuk mencapai WPPS diperlukan waktu sekitar satu jam dari pusat Kota Mojokerto. Tempat ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.

Karena letaknya di lereng pegunungan, jalan menuju WPPS tak heran penuh dengan tanjakan curam, dan berliku. Kondisi jalannya cukup bagus dengan jalanan aspal. Saat melewati jalan tersebut, wisatawan tidak akan banyak menemukan jalan berlubang. Namun harus tetap berhati-hati dan memfokuskan pandangan ke depan agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan. Hingga saat ini, WPPS belum dilalui kendaraan umum. Oleh karena itu, untuk menuju ke sana, wisatawan harus menggunakan kendaraan pribadi baik kendaraan roda dua maupun roda empat. Akan tetapi pastikan kendaraan yang digunakan dalam keadaan baik dan mampu mencapai tempat tujuan.

BACA JUGA :   Kadis DPUPR Mojokerto, Sebut 5 Proyek Bernilai Miliaran Terancam Batal

Destinasi wisata serupa dengan WPPS tentu telah banyak ditemukan. Kebanyakan destinasi tersebut menerapkan tarif per-spot foto. Namun berbeda dengan WPPS, di sini wisatawan tidak perlu membayar lagi di setiap spot foto yang diinginkan. Wisatawan hanya perlu membayar sekali saja saat berada di pintu masuk.

Tarif yang dikenakan terbilang cukup murah dengan melihat fasilitas yang diberikan. Untuk setiap orang dewasa yang berkunjung akan dikenakan tarif sebesar Rp10.000 termasuk parkir kendaraan. Sedangkan untuk anak kecil, WPPS tidak memasang tarif alias gratis.

Berkunjung ke WPPS tentu akan terasa kurang jika belum berfoto di spot-spot terbaiknya dengan background alam yang asri. Untuk mencapai spot foto tersebut, harus sedikit berjalan dari pintu masuk WPPS. Setelah itu, wisatawan akan disambut dengan spanduk yang menunjukkan letak-letak tiap spot foto yang ada. Hal itu tentu membantu wisatawan agar lebih cepat menuju spot foto yang diinginkan.

BACA JUGA :   Misteri Kematian Pegawai Cafe Di Mojokerto Akhirnya Terungkap 

Berbagai spot foto tersedia, mulai dari titanic spot, sky tree, sarang burung, hammock, dan masih banyak lagi. Semua spot foto tersebut menyajikan pemandangan alam yang indah mulai dari pemandangan Gunung Anjasmoro, Welirang, hutan bambu, air terjun, serta aliran sungai.

Keindahan Petung Sewu Mojokerto Wisata Spot Foto Kekinian
Wisata Panorama Petung Sewu

Demi dapat berfoto di spot yang diinginkan, wisatawan harus antri menunggu giliran. Karena di setiap spot foto dibatasi dengan jumlah 4-5 orang dan durasi 10 menit.

Tujuan utama mengunjungi suatu tempat wisata pastinya untuk merehatkan sejenak tubuh dan pikiran dari rutinitas yang dijalani setiap hari. Namun tak jarang momen liburan itu diabadikan melalui kamera dalam sebuah foto. Dan kini, semakin banyak para wisatawan yang mengunjungi tempat wisata karena ingin berfoto di tempat itu. Karena itulah banyak tempat wisata yang menyediakan tempat berfoto bagi pengunjungnya, salah satunya adalah tempat Wisata Panorama Petung Sewu.

BACA JUGA :   Tak Hanya Dibunuh, Bocah Yang Mayatnya Dibuang di Hutan Kemlagi, Duburnya Juga Ditusuk Bambu

Selain spot foto, WPPS juga menyediakan fasilitas lain berupa musala dan kamar mandi. Tak hanya itu, di WPPS juga tersedia camping area. Wisatawan dapat berkemah di WPPS ataupun mengadakan acara diklat. Namun sebelum camping, diharuskan untuk bertanya dan meminta izin terlebih dahulu ke penjaga. Dan untuk berkemah disini, wisatawan harus membawa peralatan kemah sendiri karena di WPPS tidak menyediakan peralatan tersebut.

Dikarenakan lokasi WPPS di kawasan Taman Hutan Raya, maka jangan heran jika melihat ada petugas polisi hutan. Di sana biasanya ada sekitar enam petugas polisi hutan dan beberapa anggota pencinta alam untuk menjaga hutan. ( M Ainul Yaqin)

<< Kembali | Selanjutnya >>






Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.




VIDEO TERKINI