Proyek PJU 'Siluman' Kini Berada Diwilayah Kesamben - Lentera Inspiratif

HOME // Daerah

 

Proyek PJU ‘Siluman’ Kini Berada Diwilayah Kesamben

  Senin, 15 Januari 2018

foto : papan nama proyek pju di desa kesamben

Jombang, Lentera Inspiratif.com
Pembangunan sejumlah proyek penerangan jalan umum (PJU) yang berada diwilayah kecamatan kesamben, Kabupaten Jombang, Jawa Timur,  berkesan ‘Siluman’. Pasalnya, proyek yang menelan anggaran ratusan juta rupiah seolah olah tak bertuan. Karena dalam pembangunannya tak ada papan nama proyek, meskipun proyek tersebut sudah kelar dikerjakan. Proyek pembangunan penerangan jalan umum yang ada di  kecamatan Kesamben, Jombang berada di tujuh desa dari empat belas desa yang ada. Dari ketujuh desa yang mengerjakan proyek penerangan jalan umum yakni,  Desa Carang Rejo, Watudakon, Kesamben, Podoroto, Jombatan, Pojok Kulon serta Desa Gumulan. Tapi, hanya satu Desa yang memasang papan nama proyek dari ketujuh desa tersebut, yakni Desa Kesamben. Sehingga, dalam sumber dana yang diperolah dan besarannya dapat diketahui.

BACA JUGA :   35 Ribu Masa Akan Banjiri Kampanye Akbar MK - Maju Di Halut
“Demi untuk transparansi anggaran dan melaksanakan aturan, maka seharusnya papan proyek harus dipasang. Agar, masyarakat semua tahu sumber dana dan  jumlah anggaran yang diperoleh, “ujar Ach Zainudin (40), salah satu tim pelaksana kegiatan Desa Kesamben, Jombang, saat dikonfirmasi pada (16/01/2018).
Padahal, dalam pengerjaan proyek penerangan jalam umum diperolah dari Bantuan Khusus Pagu Indikatif Desa (BK/PID) anggaran 2017, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jombang. Namun, seolah olah anggaran tersebut tak diplubikasikan. Buktinya, tak ada papan nama proyek, sehingga banyak masyarakat yang tak mengetahuinya. 
“Saya tak tahu dana yang diperolah dalam pembangunan PJU ini. Karena tak ada informasi yang jelas, misalnya papan nama proyek, “beber salah satu warga Desa Podoroto, Jombang,  yang enggan disebutkan identitasnya. 
Sementara itu, Hari Oetomo, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), saat dihubungi via seluler, belum bisa memberikan keterangan. “Tunggu, saya belum bisa menjelaskan, karena saya masih repot sekarang. “pungkasnya (roe) 

Laman: 12






Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.



VIDEO TERKINI