Sumur resapan investasi air bersih - Lentera Inspiratif

HOME // Daerah

 

Sumur resapan investasi air bersih

  Sabtu, 23 Desember 2017

Foto : BI Melalui GENBI MALUT Memberikan Bantuan Untuk Membuat Sumur Resapan Di Lingkungan Facei Puncak
Jurnalis: sarif umra
Ternate Lentera Inspiratif.com
Gerakan bersih indonesia yang dilakukan oleh Bank Indonesia bersama dengan Generasi Baru Indonesia (GENBI) Maluku Utara, di laksanakan di lingkungan Facei, Kelurahan Sangaji Utara, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Maluku Utara yang bertajuk “Optimalisasi Sumur Resapan Untuk Investasi Air Bersih Masa Depan.
Bersih Indonesia di bukah oleh Dwi Tugas Waluyanto selaku Kepala Bank Indonesia (BI).  dalam sambutanya beliau mengatakan kegiatan bersih Indonesia dilaksanakan secara resmi seluruh Indonesia dengan berbagai tema, mulai penanaman pohon, pengumpulan sampah dan Air bersih, alasan kami melakukan gerakan indonesia bersih  salah satunya karena air di Kota Ternate mengalami krisis terutama di Kelurahan Sangaji Utara, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Maluku Utara, sehingga BI lebih memfokuskan untuk memberikan bantuan pembuatan sumur resapan di lingkungan Facei puncak.
Abdullah Salehu selaku ketua panitia  kegiatan Bersih Indonesia kepada Lentera Inspiratif.com, sabtu (23/12/2017) mengatakan. Dalam Pembuatan Sumur Resapan dilibatkan berbagai pihak diantaranya komunitas Genbi, Dinas PU, dan Masyarakat setempat lingkungan Facei Puncak dan di rencanakan membuat Sumur resapan sebanyak 33 buah sumur selain itu Bank Indonesia melalui komunitas Genbi memberikan bantuan di Lingkungan Setempat berupa tempat sampah, semen, pasir, besi dan lain-lain.
Terpisah Zulkifli SE selaku camat kecamatan Ternate Utara, saat di wawancarai mengatakan, kemarin sudah di louncing bahwa Lingkungan Facei mendapatkan bantuan CSR dari Bank Indonesia dan CSR BMPD pembuatan  50 Sumur Resapan dan di tambah Instalasi.
Air tanah itu adalah sumber daya alam (SDA) yang bisa habis dan bisa juga terisi, bedah dengan sumber daya alam yang bahan galian ketika di eksporasi terus habis dan tidak bisah berbaharui. Sumber utama dari air hujan proses air bersih sudah terganggu karena daerah tangkapan air hujan sudah berkurang karena terjadi alih fungsi lahan.





Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.



VIDEO TERKINI