Budaya Demokrasi Dan Islam Ternate - Lentera Inspiratif

HOME // Budaya // Opini

 

Budaya Demokrasi Dan Islam Ternate

  Selasa, 26 September 2017

foto : ilustrasi kebudayaan ternate dimasa lampau

Jurnalis : Tim www.lenterakiri.com

Ternate, lenterakiri.com
Dua kata yang saling berkaitan antara "Ternate dan "Islam. Namun,  dua kata tersebut mengandung makna yang berbeda. Makna pertama "ternate" yang merupakan sebuah komunitas diwalayah tertentu, yang dimana sekumpulan orang berada didalamnya. Karena yang disebut sebagai masyarakat ternate merupakan mereka yang menjadi bagian dari komunitas yang berada diwilayah tersebut. Untuk makna kedua "Islam" merupakan sebuah tatanan dengan sekumpulan nilai dan diyakini bagi pemeluknya. Dan bagaimana perspektif jika potret politik islam ternate jika disandingkan kedalam kerangka demokrasi, yang diyakini sebagai salah satu sistem pemerintahan yang baik dan benar. Tetapi dalam perkembangannya dua kata ini, antara Islam dan Ternate selalu berjalan beriringan. Karena Islam merupakan bagian dari masyarakat ternate, dan Ternate masih identik dengan islam. Sehingga masyarakat ternate masih memproduksi nilai-nilai keislamanan, dan dijadikan untuk melandasi perumusan nilai -nilai kehidupan serta perilaku masyarakat. Sehingga dalam mengapresiasi ide-ide tentang politik, seperti konsep kekuasaan, penguasa, rakyat, hubungan penguasa dengan rakyat, serta hal yang masih di ranah politik.

BACA JUGA :   Umat Hindu Mojokerto Gelar Upacara Melasti Dengan Sederhana

Konsep kekuasaan dalam tradisi masyarakat ternate, bahwa ajaran penguasa memerintah berdasarkan mandat dari Tuhan, dan bukan dari rakyat. Jika ditelusuri lebih jauh, bahwa ajaran ini pernah berkembang dalam tradisi politik di zaman Dinasti Umayyah dab Abbasyiah, yang dimana menganggap penguasa sebagai "bayangan Tuhan dimuka bumi".

Laman: 12






Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.



VIDEO TERKINI